Sukses


Mengenal Misranto: Ayah, Pelatih dan Sosok Anutan di Balik Perjalanan Panjang Bambang Pamungkas

Bola.com, Jakarta - Bambang Pamungkas termasuk striker terbaik yang pernah dimiliki Indonesia. Selain membawa Persija Jakarta meraih trofi juara Liga Indonesia 2000/2001 dan 2018, ia juga meraih penghargaan sebagai top skorer Liga Indonesia musim 1999/2000 dan pemain terbaik pada 2001.

Pada level Timnas Indonesia, Bepe sapaan akrab Bambang Pamungkas membawa skuad Garuda menembus final Piala AFF pada 2000, 2002 dan 2010. Di ajang tertinggi kawasan Asia Tenggara itu pula, Bepe menjadi top skorer edisi 2002. Dengan total koleksi 38 gol, ia menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa di Timnas Indonesia.

Pencapaian sukses Bepe tak bisa dilepaskan dari sosok Misranto yang notabene ayah, pelatih dan panutannya ketika pertama kali bersentuhan dengan sepak bola.

Selain memberikan ilmu dasar sepak bola yang benar, Misranto juga menanamkan disiplin dan sikap sebagai pemain yang menjadikan sepak bola menjadi bagian penting dalam kehidupannya.

"Terutama sikap respek ke pelatih, wasit dan sesama pemain. Harus saling menghormati karena sama-sama cari makan di sepak bola," kenang Misranto melalui channel Youtube Omah Balbalan.

Menurut Misranto, awalnya ia hanya mengarahkan Bepe sekadar mencintai olahraga. Kebetulan, selain sepak bola, Misranto juga berstatus pelatih bola voli. Setelah melihat Bepe lebih condong ke sepak bola, Misranto pun berinsiatif membelikan sang anak sepatu bola.

"Saya bilang ke dia, kalau mau serius di sepak bola harus memulainya dengan benar serta memiliki tujuan yang tinggi yakni menjadi pemain timnas," tutur Misranto.

 

 

2 dari 3 halaman

Berikan Bambang Pamungkas Latihan Sepak Bola

Misranto pun mulai memberikan Bambang Pamungkas berbagai program latihan untuk mengembangkan bakatnya. Setiap tahapan program, harus dilakukan secara berulang-ulang.

Tujuannya agar Bepe betul-betul memahami latihan yang diberikannnya di Lapangan PTP Nusantara IX, Kabupaten Semarang. Sejak awal, Misranto memang mengarahkan Bepe menjadi seorang striker.

Selain pergerakan, Misranto mengajarkan cara mengarahkan bola ke gawang lawan dengan terlebih dulu melihat posisi kiper lawan.

Misranto pun mewajibkan Bepe menggunakan dua kaki dengan sama baiknya ketika menguasai bola. "Kedua kaki harus sama kuat," Misranto mengisahkan.

"Karena bukan hanya dipakai menendang atau berlari tapi juga untuk tumpuan saat menjemput bola dengan kepala. Itulah mengapa saya juga membuat program untuk melatih otot kaki dan paha Bambang," lanjutnya. 

Dalam berbagai kesempatan, Bepe mengungkapkan sang ayah adalah pengeritik utama dirinya. Terkait hal itu, Misranto menjelaskan, dirinya melakukan itu demi mengembangkan kemampuan sang anak.

 

Sumber: Channel Youtube Omah Balbalan

 

 

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan Kami:

Video Populer

Foto Populer