Sukses


BRI Liga 1: Di Balik Sukses Persib Menggasak Bhayangkara FC, Lagi-lagi Robert Alberts Diselamatkan Putra Daerah

Bola.com, Jakarta - Persib Bandung mengawali seri kedua BRI Liga 1 dengan kemenangan penting. Tim Maung Bandung menggasak pemuncak klasemen, Bhayangkara FC dengan skor telak 2-0 di di Stadion Moch Soebroto, Magelang, Sabtu (16/10/2021). Robert Alberts pun bisa sedikit menarik nafas.

Pelatih asal Belanda itu meredakan tekanan dari suporter yang menginginkannya lengser dari kursi pelatih Tim Pangeran Biru. Bobotoh menilai pencapaian Persib di seri pembuka BRI Liga 1 minimalis.

Persib jadi raja draw di seri pertama kompetisi kasta elite. Bobotoh menggelar demo yang meminta manajemen mencopot Robert, sekalipun di tangan sang mentor Persib belum menderita kekalahan.

Ekspekstasi tinggi bobotoh didasari skuat Persib Bandung yang mentereng dibanding pemain lain. Mereka dibela delapan pemain impor (termasuk yang berstatus naturalisasi). Dengan skuat The Dream Team suporter berharap Maung Bandung langsung tancap gas sejak laga-laga awal.

Hasil positif melawan Bhayangkara jelas melegakan. Posisi Persib terkerek ke jajaran tiga besar.

Menariknya, Robert lolos kemelut atas bantuan putra daerah. Salah satu pemain didikan Diklat Persib, Febri Hariyadi, menyumbang sebiji gol. Sementara satu gol lainnya dicetak striker naturalisasi asal Belanda, Ezra Walian.

Ezra jadi satu-satunya penyerang yang produktif di awal musim ini. Dua striker lainnya, Geoffrey Castillion dan Wonder Luiz masih tergopoh-gopoh membangun produktivitas.

Di beberapa laga seri I, Persib kerap diselamatkan pemain-pemain lokal. Tengok saja kala Persib bersua juara bertahan Bali United pada 18 September 2021 silam. Kedua tim berbagi skor 2-2. Kedua gol Persib dilesakkan Beckham Putra, yang kerap terpinggirkan di bangku cadangan karena lini tengah banjir pemain berbau asing.

2 dari 4 halaman

Duo Striker Asing Masih Juga Mandul

Sorotan tajam diarahkan ke duo striker asing, Geoffrey Castillion (Belanda) dan Wander Luiz (Brasil). Keduanya paceklik gol hingga laga ke-7 BRI Liga 1 2021/2022.

Di laga kontra Bhayangkara Geoffrey dipasang sebagai pemain pengganti. Wander Luiz yang diplot sebagai ujung tombak, sepanjang laga minim peluang emas.

Bhayangkara yang berstatus sebagai tuan rumah, mengurung Persib. Catatan statistik penguasaan bola 70 berbanding 30 persen menegaskan hal itu.

Sepanjang pertandingan Persib tercatat hanya melayangkan tiga tembakan tepat sasaran. Mempertegas agresivitas penyerangan Persib tumpul.

Ketika menekuk The Guardian, Persib menurunkan mayoritas pemain lokal. Robert Alberts menyimpan Geoffrey Castillion di bangku cadangan. Demikian pula Victor Igbonefo, bek berdarah Nigeria yang sudah berstatus WNI. Robert bahkan tidak menyertakan playmaker naturalisasi asal Belanda, Marc Klok.

 

3 dari 4 halaman

Pertahanan Solid

Robert Alberts memuji para pemainnya usai laga. Mantan arsitek PSM Makassar itu menyampaikan, kemenangan pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Mochamad Soebroto Magelang itu tak lepas dari kerja keras dan perjuangan seluruh pemain, terutama di sektor pertahanan.

Mereka sukses mementahkan banyak peluang emas kubu tuan rumah.

"Bhayangkara FC kembali menunjukkan kualitasnya. Mereka kuat saat menyerang dan sangat baik dalam organisasi permainan. Tapi sekali lagi kami menunjukkan pertahanan yang kuat dalam membendung serangan," katanya.

Pertahanan Persib di awal kompetisi ini memang solid. Mereka jadi tim yang paling sedikit kebobolan. Dari tujuh pertandingan Supardi dkk. hanya kebobolan empat gol (sama dengan Arema FC).

4 dari 4 halaman

Yuk Intip Posisi Persib di Klasemen BRI Liga 1

Half Time Show: Timnas Indonesia Itu Oke, Tapi...

Video Populer

Foto Populer