Sukses


BRI Liga 1: Predikat Tim Tak Terkalahkan Bikin Motivasi Penggawa Persib Berlipat

Bola.com, Sleman - Persib Bandung mempertegas predikat tak terkalahkan di ajang BRI Liga 1 2021/2022. Berkat kemenangan krusial 1-0 atas PSIS Semarang di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Selasa (26/10/2021).

Gol tunggal Febri Haryadi pada menit ke-61, sudah cukup membuat Persib Bandung mengatasi PSIS. Tambahan tiga angka yang membuat tim berjulukan Maung Bandung untuk sementara bertengger di puncak klasemen.

Persib berhasil memperpanjang rekor unbeaten alias tidak terkalahkan sampai pekan kesembilan BRI Liga 1. Nick Kuipers dkk. telah mencatatkan lima kemenangan, empat hasil draw, dan sama sekali belum merasakan kekalahan, dengan total mengemas 19 poin.

Menjadi satu-satunya tim yang belum terkalahkan, pelatih Persib Bandung Robert Alberts mengaku bahwa hal itu menjadi motivasi bagi pasukannya dalam mengarungi kompetisi musim ini.

"Catatan tidak terkalahkan menjadi motivasi bagi pemain. Lawan PSIS Semarang merupakan laga yang unik karena menjadi laga dua tim yang belum terkalahkan, dan kami akhirnya harus saling mengalahkan," ungkap Robert usai pertandingan.

2 dari 4 halaman

Perjuangan Pemain

Dengan kemenangan lawan PSIS Semarang kata Robert tentu Persib mencatatkan sejarah karena tidak banyak tim yang bisa melakukannya dan tidak banyak tim yang punya pengalaman seperti itu.

Menurut pelatih asal Belanda tersebut, perjuangan dan kerja keras seluruh elemen di timnya khususnya para pemain patut mendapat apresiasi.

"Saya bangga kepada pemain, itu layak didapat oleh pemain atas kerja kerasnya dan mereka mulai menikmati permainan. Jadi catatan belum terkalahkan menjadi motivasi bagi pemain," ungkap Robert.

3 dari 4 halaman

Tetap Membumi

Meski demkikian, hal itu tentunya menjadi tantangan berat bagi Maung Bandung ke depan untuk menjaga catatan bagus lantaran kompetisi BRI Liga 1 masih panjang. Selanjutnya Persib akan menghadapi Persipura Jayapura, Sabtu (30/10/2021).

"Di Indonesia, seluruh pertandingan berjalan sulit. Dan faktor kesulitan itu dikarenakan semua tim punya standar yang sama. Dan menjadi lebih sulit adalah kami tidak bermain home and away," ungkap Robert.

"Selain itu, kami baru pertama kali bermain setelah 1,5 tahun tidak ada kompetisi dan itu sudah beberapa kali dikatakan. Tapi saya senang permainan pemain kami secara bertahap sudah mulai terlihat," tegas eks pelatih Arema dan PSM Makassar.

4 dari 4 halaman

Intip Posisi Persib di BRI Liga 1

In Shin Tae-yong We Trust, Jangan Main-main dengan Skuat Muda Timnas

Video Populer

Foto Populer