Sukses


Peringkat Performa Gelandang Timnas Indonesia yang Dipanggil Shin Tae-yong untuk Hadapi Palestina dan Argentina: Siapa Paling Top?

Bola.com, Jakarta - Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, memanggil setidaknya lima pemain di posisi gelandang untuk menghadapi Palestina dan Argentina pada agenda FIFA Matchday periode Juni 2023.

Apabila melihat performanya belakangan ini, memang tak semua gelandang Timnas Indonesia yang dapat panggilan dari Shin Tae-yong memiliki performa yang luar biasa. Catatannya cukup bervariasi.

Pemanggilan ini datang di masa pramusim, performa ini setidaknya didasarkan pada penampilan masing-masing pemain, baik itu bersama klub maupun saat terakhir kali memperkuat tim nasional.

Beberapa di antaranya mampu membuktikan namanya layak mendapat panggilan memperkuat Timnas Indonesia. Selain moncer bersama klubnya, ada pemain yang sukses tampil istimewa bersama Timnas Indonesia U-23 di SEA Games 2023.

Namun, ada pula yang performanya sudah mengalami penurunan. Namun, ia akhirnya tetap mendapatkan panggilan dari Shin Tae-yong. Berikut Bola.com menyajikan ulasannya.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

2 dari 6 halaman

1. Marc Klok

Gelandang Timnas Indonesia yang memiliki performa paling impresif jelang FIFA Matchday ini ialah Marc Klok. Sebab, performanya di level klub maupun tim nasional sama-sama patut diacungi jempol.

Sebab, menit bermain yang dibukukan pemain berusia 30 tahun ini paling tinggi. Dari 25 laga, dia sukses mencatatkan 2.169 menit. Selama musim lalu, Marc Klok turut menyumbang empat gol dan tiga assist.

Di level tim nasional, catatannya tahun ini juga luar biasa. Pemain kelahiran Amsterdam ini sukses menyumbang dua gol di Piala AFF 2022 dan mencatatkan satu assist pada laga FIFA Matchday melawan Burundi.

3 dari 6 halaman

2. Marselino Ferdinan

Selanjutnya, ada nama Marselino Ferdinan yang termasuk sebagai gelandang dengan performa istimewa di skuad Merah Putih. Dia sebetulnya mulai mendapat kepercayaan untuk tampil bersama KMSK Deinze di kasta kedua Liga Belgia.

Sebelum pulang untuk memperkuat Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2023, gelandang berusia 18 tahun ini sempat mencetak satu gol dari empat penampilannya pada babak play-off degradasi.

Performa impresifnya berlanjut saat menjadi andalan Indra Sjafri di SEA Games 2023. Marselino tercatat menghasilkan dua gol dan satu assist untuk membantu Garuda Muda meraih medali emas.

4 dari 6 halaman

3. Rachmat Irianto

Rachmat Irianto barangkali menjadi salah satu pemain yang paling versatile alias serbaguna di Timnas Indonesia. Selain bermain sebagai gelandang bertahan, dia juga bisa dimainkan sebagai bek tengah.

Peran yang disebutkan terakhir memang lebih banyak diperoleh Rian saat bermain bersama Persib Bandung di Liga 1 musim lalu. Dari 25 laga, ia mencatat 2.159 menit bermain dan menyumbang satu gol serta empat assist.

Sementara bersama skuad Garuda, Rian lebih banyak dipercaya sebagai gelandang tengah dan bertahan. Pada laga melawan Burundi lalu, dia menyumbang satu assist saat Indonesia menang dengan skor 3-1.

 

 
5 dari 6 halaman

4. Ricky Kambuaya

Performa impresif yang sempat diperlihatkan Ricky Kambuaya bersama Timnas Indonesia di Piala AFF 2020 tampaknya mulai memudar. Sebab, perlahan-lahan ia kehilangan tempat utama, baik di level klub maupun tim nasional.

Di level klub, Kambuaya hanya bisa mencatatkan 1.091 menit bermain dari 22 pertandingan. Sumbangsihnya juga menurun menjadi tiga assist. Hal serupa juga terjadi ketika dia bermain untuk Timnas Indonesia.

Pemain berusia 27 tahun ini perlahan-lahan kehilangan tempat utama. Dia lebih sering bermain sebagai pemain pengganti. Kontribusinya juga sudah tak segarang kejuaraan-kejuaraan sebelumnya.

6 dari 6 halaman

5. Ivar Jenner

Dari semua nama gelandang yang dipanggil Shin Tae-yong, Ivar Jenner menjadi pemain yang paling minim pengalaman. Pasalnya, dia satu-satunya pemain di posisi ini yang belum menembus level senior.

Meskipun berstatus sebagai pemain andalan FC Utrecht U-21, Ivar masih belum merasakan atmosfer pertandingan internasional. Hal ini memang cukup berbeda dengan Marselino Ferdinan yang bolak-balik dipanggil tim nasional.

Namun, pemain berusia 19 tahun ini tetap punya potensi yang menjanjikan. Apalagi, pada akhir musim Eerste Divisie 2022/2023, dia mulai mendapatkan banyak jam terbang untuk bermain penuh sebagai starter.

Sepak Bola Indonesia

Video Populer

Foto Populer