Sukses


Pelatih Tokyo Verdy Kurang Puas dengan Pratama Arhan yang Baru Main Sekali di Liga Jepang

Bola.com, Tokyo - Pelatih Tokyo Verdy, Hiroshi Jofuku, kurang puas dengan performa Pratama Arhan yang baru saja memainkan penampilan pertamanya di J2 League 2023 atau kasta kedua Liga Jepang.

"Saya ingin dia menunjukkan kelebihannya dalam menggunakan kaki kiri dan lemparan ke dalam," ujar Jofuku dinukil dari laman klub.

"Namun, saya berpikir dia tidak bisa melakukannya lebih jauh. Tentu saja, dia adalah bek sayap dan pemain yang punya fisik kuat," imbuhnya.

Jofuku menurunkan Pratama Arhan ketika Tokyo Verdy keok 0-1 dari Shimizu S-Pulse dalam pekan ke-29 J2 League di Ajinomoto Stadium, Tokyo, pada Minggu (6/9/2023) sore WIB.

2 dari 4 halaman

Ungkapan Pelatih Tokyo Verdy

Pratama Arhan baru bermain pada menit ke-80. Pemain Timnas Indonesia itu menggantikan Hidemasa Koda. Jofuku menilai Arhan dapat bermain lebih baik jika didorong ke depan.

"Dia memiliki tubuh yang bisa meregang. Jadi, saya pikir dia dapat bermain baik di lini depan," ungkap arsitek berusia 62 tahun tersebut.

"Tapi, saya berpikir dia tidak bisa mengeluarkan kemampuan yang terbaik dalam pertandingan ini," jelas Shirofuku.

3 dari 4 halaman

Menunggu 6 Bulan

Arhan merasakan menit bertanding yang lumayan daripada tidak sama sekali. Eks PSIS Semarang ini beraksi sekitar 16 menit karena perpanjangan waktu mencapai enam menit.

Arhan harus menunggu selama enam bulan untuk mendapatkan kesempatan beraksi di J2 League musim ini. Sejak pekan pertama, bek sayap kiri berusia 21 tahun itu tidak pernah masuk skuad Tokyo Verdy.

Ketimbang di J2 League musim ini, Arhan lebih sering unjuk gigi bersama Tokyo Verdy di Emperor's Cup 2023 atau Piala Kaisar.

4 dari 4 halaman

Sisa Kontrak

Di Piala Kaisar, Arhan dua kali bermain sebagai starter ketika Tokyo Verdy menang 2-1 atas Thespakusatsu Gunma 2-1 pada babak kedua dan takluk 9-10 (1-1) dari FC Tokyo di putaran ketiga.

Catatan Transfermarkt, Arhan masih mempunyai kontrak di Tokyo Verdy hingga tahun depan, tepatnya sampai 31 Januari 2024.

Video Populer

Foto Populer