Sukses


Rapor Kinerja Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia saat Bungkam Filipina: Nathan Tjoe-A-On Tukang Servis Andal!

Bola.com, Jakarta - Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, masih memberikan kepercayaan penuh kepada sejumlah amunisi naturalisasi saat menghadapi Filipina pada laga pamungkas Grup F Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. 

Dalam laga yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Selasa (11/6/2024) malam WIB itu, Shin Tae-yong langsung memberikan kesempatan kepada tujuh pemain keturunan untuk mengisi starting eleven Timnas Indonesia.

Kehadiran para pemain ini memang sangat krusial. Sebab, beberapa nama sukses tampil menonjol dan memberikan kontribusi penting di balik terciptanya dua gol skuad Merah Putih ke gawang The Azkals.

Beberapa nama memang masih belum tampil maksimal di atas lapangan. Baru pada babak kedua, ada sejumlah pemain keturunan yang diturunkan oleh Shin Tae-yong. Berikut Bola.com menyajikan rapornya.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

2 dari 9 halaman

Jay Idzes

Kehadiran Jay Idzes di jantung pertahanan memberikan nilai plus tersendiri. Sebab, pemain berusia 24 tahun itu mampu menghadirkan ketenangan saat menemani Rizky Ridho dan Justin Hubner di skema tiga bek sejajar.

Salah satu aspek mencolok dari penampilan Jay Idzes pada laga ini ialah insiatifnya untuk membantu serangan. Minimnya ancaman dari The Azkals membuat pemain Venezia ini sering naik membantu serangan.

3 dari 9 halaman

Justin Hubner

Minimnya ancaman yang dihadirkan Timnas Filipina memang membuat atribut defensif Justin Hubner banyak mendapatkan ujian. Namun, tetap saja perannya di sektor pertahanan mampu dijalankan dengan baik.

Pemain berusia 20 tahun ini tampak lebih berani melakukan overlap. Saat naik ke depan, Hubner sempat beberapa kali bertukar posisi dengan Calvin Verdonk. Dalam laga ini, kontribusinya cukup oke.

4 dari 9 halaman

Calvin Verdonk

Laga debut Calvin Verdonk bersama Timnas Indonesia meninggalkan kesan positif. Sebab, penampilannya sejak menit awal yang mengisi koridor wingback sudah langsung mencuri perhatian.

Pemain berusia 27 tahun ini tak hanya disiplin menjaga area pertahanan, tetapi juga sangat aktif membantu serangan. Dalam beberapa momen, dia mampu menciptakan servis berbahaya untuk rekan-rekannya di kotak penalti.

5 dari 9 halaman

Thom Haye

Thom Haye juga menjadi salah satu pemain keturunan yang tampil menonjol pada pertandingan ini. Penggawa paling senior ini menjadi pengatur serangan yang sangat piawai di lini tengah Timnas Indonesia.

Aksinya yang paling spesial tentu ialah sepakan jarak jauhnya pada menit ke-32 yang membuka keunggulan skuad Merah Putih.

Ini sekaligus menjadi gol debut Thom Haye setelah mengukir penampilan ketiganya bersama Timnas Indonesia.

 

6 dari 9 halaman

Nathan Tjoe A-On

Nathan Tjoe-A-On tampil cukup menggigit di lini tengah. Pemain berusia 22 tahun ini sukses menyumbangkan dua assist. Yang pertama ialah umpannya kepada Thom Haye yang diakhiri dengan sepakan jarak jauh.

Adapun assist yang kedua tercipta pada menit ke-56. Eksekusi bola matinya sukses disambut dengan tandukan oleh Rizky Ridho. Dua kontribusi ini membuat Nathan patut mendapat apresiasi.

 
7 dari 9 halaman

Ragnar Oratmangoen

Aksi Ragnar Oratmangoen di lini depan memang kerap merepotkan. Pergerakannya yang fleksibel mampu mengeksploitasi titik-titik rawan di pertahanan lawan. Sebetulnya, Ragnar punya sejumlah peluang.

Dia kerap menjadi target dan sasaran rekan-rekannya saat mengirimkan bola ke area kotak penalti. Sayangnya, beberapa peluang yang diperoleh Ragnar masih belum bisa menghasilkan gol pada laga ini.

8 dari 9 halaman

Rafael Struick

Pergerakan Rafael Struick di lini serang masih belum cukup oke. Dalam beberapa momen, Rafa nyaris menciptakan assist pada babak pertama. Namun, servis yang diperoleh pemain ADO Den Haag ini masih belum minim.

Rafa sempat kesulitan memperoleh ruang tembak di area kotak penalti. Akhirnya, pada menit ke-61, pemain berusia 21 tahun ini harus ditarik keluar oleh Shin Tae-yong untuk menyegarkan lini depan.

9 dari 9 halaman

Ivar Jenner

Meskipun baru masuk pada babak kedua, kehadiran Ivar Jenner di lini tengah skuad Garuda cukup terasa. Gelandang berusia 20 tahun ini mampu menjadi rekan duet yang baik untuk Thom Haye.

Tak hanya itu, pemain asal klub FC Utrecht U-21 ini juga ikut terlibat dalam beberapa penciptaan peluang di depan. Namun, Ivar belum mampu memaksimalkan peluang yang didapat.

Video Populer

Foto Populer