Sukses


Timnas Indonesia Punya Kedalaman Skuad di Stoper dan Sayap, Butuh Lebih Dalam di Ujung Tombak

Bola.com, Jakarta - Timnas Indonesia memastikan diri lolos ke putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Namun, keberhasilan itu tak lantas membuat Tim Garuda bisa dinilai sempurna. Masih ada area yang memerlukan kedalaman atau bahkan sudah terlalu dalam dengan begitu banyak pilihan.

Shin Tae-yong telah menjajal begitu banyak pemain dalam rentang nyaris lima tahun berada di Timnas Indonesia. Seiring berjalannya waktu, kerap ada pemain-pemain baru yang mendapatkan kesempatan dan membuat pelatih asal Korea Selatan itu memiliki kedalaman skuad yang sangat baik.

Seiring berjalannya waktu, Shin Tae-yong juga terus mendapatkan dukungan dari PSSI untuk memiliki pemain keturunan Indonesia yang dinaturalisasi untuk memperkuat Tim Garuda.

Bukan bermaksud untuk menyingkirkan pemain yang sudah ada, kehadiran para pemain baru juga bisa membuat skuad Timnas Indonesia memiliki kedalaman yang sangat bagus.

Namun, harus diakui ada beberapa posisi yang juga masih membutuhkan pemain-pemain yang memiliki kualitas yang sama dengan yang sudah ada.

Lalu posisi apa saja di Timnas Indonesia yang memiliki kedalaman skuad yang sangat baik, dan posisi mana pula yang masih butuh tambahan tenaga agar memiliki kedalaman skuad yang lebih baik?

 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

2 dari 4 halaman

Stoper Melimpah

 

Boleh dibilang stoper atau bek tengah, dan pemain sayap adalah posisi yang paling banyak stok di Timnas Indonesia.

Kecepatan di sisi sayap sudah menjadi keunggulan Tim Garuda dalam beberapa tahun terakhir, dan kehadiran Shin Tae-yong membuat tak hanya sisi sayap yang punya stok melimpah, tetapi juga di pusat pertahanan.

Mari bicara lebih dulu untuk posisi stoper. Pada dua laga kualifikasi Piala Dunia 2026 terakhir yang digelar pada Juni 2024, ada nama seperti Jay Idzes, Rizky Ridho, Justin Hubner, dan Jordi Amat.

Dengan kebiasaan Shin Tae-yong memainkan formasi menggunakan tiga bek, mungkin terasa empat pemain saya tidak cukup. Namun, pada kenyataannya Timnas Indonesia memang punya stok lain di posisi bek tengah.

Ada Elkan Baggott yang menjadi andalan di pusat pertahanan Tim Garuda sejak 2020. Selain itu ada juga Fachruddin Aryanto yang sebelum adanya Justin Hubner, selalu menjadi andalan dengan pengalamannya selama bertahun-tahun membela Timnas Indonesia.

3 dari 4 halaman

Pemain Sayap Selalu Memiliki Stok

 

Beberapa tahun lalu, penyerang sayap di Timnas Indonesia merupakan yang paling banyak stoknya. Ya, Tim Garuda dikenal memiliki pemain berkaki cepat yang bisa jadi andalan di lini penyerangan.

Namun, belakangan, posisi itu juga bisa dimainkan oleh bek sayap yang diposisikan lebih maju ke depan sejajar dengan yang berposisi sebagai gelandang.

Untuk posisi ini, Shin Tae-yong punya pemain seperti Sandy Walsh, Pratama Arhan, Asnawi Mangkualam, dan Shayne Pattynama. Bahkan terbaru ada Calvin Verdonk yang baru saja mendapatkan debut saat menghadapi Filipina.

Sedikit ke depan ada pemain seperti Yakob Sayuri, Egy Maulana Vikri, ataupun Marselino Ferdinan. Kemudian ada pula pemain lain seperti Yance Sayuri dan Dony Tri Pamungkas.

Begitu pun dengan nama lain seperti Saddil Ramdani dan Stefano Lilipaly yang juga bisa dimainkan di posisi sayap. Jangan lupakan juga Witan Sulaeman.

4 dari 4 halaman

Butuh Bomber Berkualitas

 

Sementara untuk persoalan yang masih harus dihadapi oleh Timnas Indonesia adalah di posisi ujung tombak. Khusus untuk posisi penyerang tengah, Tim Garuda membutuhkan pemain yang bisa menjadi mesin gol.

Dalam edisi terakhir pemanggilan ke Timnas Indonesia, Shin Tae-yong membawa Rafael Struick dan Ragnar Oratmangoen yang diharapkan bisa menjadi andalan.

Kemudian ada Dimas Drajad dan Malik Risaldi, di mana nama terakhir tampil cemerlang membawa Madura United hingga final Championship Series BRI Liga 1 2024/2024.

Sebenarnya ada nama-nama lain seperti Ramadhan Sananta, Hokky Caraka, dan Dendy Sulistyawan. Namun, nama-nama itu pun belum bisa konsisten untuk bisa menjadi mesin gol bagi Tim Garuda.

Video Populer

Foto Populer