Ruang Ganti Persis Solo Makin Tak Kondusif: Pemain Alami Frustrasi, Tantangan Lolos Degradasi Lebih Berat

Pemain senior Persis Solo, Rian Miziar, mengungkapkan situasi sulit yang kini tengah dihadapi rekan-rekannya. Selain situasi ruang ganti, ia turut berbicara soal keharusan mendatangkan pemain baru pada bursa transfer paruh musim BRI Super League 2025/2026.

Bola.com, Solo - Pemain senior Persis Solo, Rian Miziar, mengungkapkan situasi sulit yang kini tengah dihadapi rekan-rekannya. Selain situasi ruang ganti, ia turut berbicara soal keharusan mendatangkan pemain baru pada bursa transfer paruh musim BRI Super League 2025/2026.

Kekalahan dari Persita Tangerang pada pekan ke-16 BRI Super League membuat beban yang ditanggung Persis Solo semakin berat. Sebab, kekecewaan suporter akhirnya meledak di Stadion Manahan, Solo, Minggu (4/1/2026) sore WIB itu.

Menjelang akhir babak kedua, suporter menyalakan sejumlah cerawat atau flare di sejumlah titik tribune penonton. Akibatnya, duel sempat dihentikan oleh wasit karena arena permainan sempat tertutup asap pekat akibat cerawat tersebut.

Menurut Rian, tidak hanya suporter saja yang kecewa dengan kondisi sulit yang tengah dihadapi Laskar Sambernyawa. Sebab, para pemain saat ini juga mengalami frustrasi karena tak kunjung mendapatkan hasil yang diinginkan.

 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

2 dari 4 halaman

Manajemen Harus Bergerak

Rian berharap, manajemen Persis harus segera mengambil langkah untuk mengatasi situasi ini. Mendatangkan amunisi baru pada bursa transfer menjadi salah satu upaya yang bakal menentukan nasib tim asal Kota Bengawan ini pada putaran kedua.

“Kondisi ruang ganti pasti tidak bagus lah ketika kalah seperti ini. Pemain frustrasi juga dengan situasi sulit setelah berapa belas pertandingan tim ini tidak pernah menang,” kata pemain berusia 35 tahun itu.

“Saya pikir, manajemen harus bekerja lebih ekstra lagi. Masih ada putaran kedua, dan satu pertandingan di putaran pertama. Saya pikir, pada putaran ini pelatih kepala hanya bisa memanfaatkan pemain yang ada dan itu bukan bagian dari rencana dia,” lanjut dia.

 

3 dari 4 halaman

Tantangan Lebih Berat

Bek yang sudah bermain untuk Persis Solo sejak 2021 itu mengakui, bursa transfer jadi momen paling penting untuk dimaksimalkan. Sebab, jika dibandingkan musim lalu, tantangan untuk lolos degradasi pada musim ini jauh lebih berat.

“Yang paling penting, bursa transfer yang bakal dibuka ini benar-benar dimaksimalkan manajemen untuk mengangkat posisi kami yang, saya pikir, lebih berat daripada musim lalu,” ujar pemain kelahiran 13 Oktober 1990 itu.

“Saat mengakhiri putaran pertama musim lalu, kami meraih sebanyak 10 poin. Dan musim sekarang, kami baru punya tujuh poin dengan sisa satu pertandingan. Saya pikir akan sangat sulit,” lanjut Rian.

 

4 dari 4 halaman

Harus Datangkan Pemain

Menurut Rian, salah satu alasan mengapa merekrut pemain baru adalah keharusan adalah kebutuhan pelatih. Sebagian besar pemain yang tersedia saat ini adalah komposisi yang dirancang Peter de Roo. Sedangkan Milomir Seslija yang jadi pelatih baru punya kebutuhan yang berbeda.

“Ya, mendatangkan pemain baru adalah hal yang mutlak. Karena, eranya Peter de Roo kebutuhannya berbeda, sedangkan eranya Milo kebutuhannya juga bakal berbeda. Saya pikir, pelatih dan manajemen harus duduk bersama,” kata dia.

“Apa yang jadi kemauan Milo dan yang menjadi keinginan manajemen harus bertemu di tengah. Sebab, menurut saya, ini bakal penting untuk kemajuan kami pada putaran kedua nanti,” lanjut bek kelahiran Bangka Barat itu.

Video Populer

Foto Populer