Keunikan Pelatih Anyar Timnas Indonesia John Herdman: Dari Inggris, tapi Justru Sukses di Amerika Utara

Ada yang unik dari sosok John Herdman. Meski berasal dari Inggris, pelatih berusia 50 tahun itu Herdman justru lebih sukses di negara lain.

Bola.com, Jakarta - Timnas Indonesia sudah punya pelatih baru. John Herdman resmi diumumkan sebagai nakhoda anyar Skuad Garuda mengisi posisi yang lowong sejak Oktober 2025.

Babak baru akan dilakoni John Herdman, setelah dikontrak dengan durasi 2+2 ditandatangani. Herdman punya segudang pengalaman dengan membawa Timnas Kanada berkembang pesat hingga menebar pesona di pentas Piala Dunia.

Setelah ditunjuk menangani Timnas Indonesia, John Herdman dinanti tugas berat pada 2026. Mulai dari FIFA Series pada Maret, Piala AFF pada Juli-Agustus, hingga FIFA Matchday pada September-Oktober dan November 2026.

Ada yang unik dari sosok pelatih berusia 50 tahun itu. Meski berasal dari Inggris, John Herdman justru lebih sukses di negara lain.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

2 dari 5 halaman

Dari Kiblat Sepak Bola Dunia

Lahir pada 19 Juli 1975 di Consett, County Durham, John Herdman memulai perjalanan kepelatihannya saat masih menjadi mahasiswa dan dosen paruh waktu di Universitas Northumbria, bekerja dengan tim-tim muda di akademi Sunderland.

Kariernya beralih ke kancah internasional pada tahun 2001 ketika pindah ke Selandia Baru, kemudian membimbing tim nasional wanita negara tersebut lolos ke Piala Dunia Wanita 2007 dan 2011 serta berlaga di Olimpiade Beijing 2008.

Prestasi tersebut membawanya pindah ke Kanada, di mana memimpin tim nasional wanita dari 2011 hingga 2018, memenangkan medali perunggu Olimpiade di London 2012 dan Rio de Janeiro 2016, bersama dengan medali emas di Pan American Games 2011.

Sebuah transisi yang mengejutkan tatkala ia kemudian mengambil alih tim nasional putra Kanada, memimpin mereka ke penampilan panggung Piala Dunia 2022 di Qatar. Mengakhiri puasa absen di Piala Dunia sejak edisi 1986 di Meksiko.

Berkat kultur dan filosofi sepak bola Inggris yang merupakan tanah leluhurnya, membuat Herdman semakin mengeyam prestasi di negeri orang. Terutama di Amerika Utara, tempat dan waktu yang banyak ia habiskan.

 

3 dari 5 halaman

Pengalaman di MLS

Tidak hanya di level negara bersama Selandia Baru dan juga Kanada, John Herdman pernah mengenyam pengalaman melatih dalam persaingan Major League Soccer (MLS) atau kompetisi sepak bola profesional Amerika Serikat.

Herdman melatih Toronto FC yang diperkuat dua pemain Italia, Federico Bernardeschi dan Lorenzo Insigne, pada periode musim 2023-2024.

Dari 46 penampilan Toronto FC di berbagai kejuaraan, Herdman mempersembahkan 17 kemenangan, empat imbang, dan 25 kekalahan. Pengalaman ini semakin menambah namanya harum di sepak bola Amerika khususnya bagian utara.

 

4 dari 5 halaman

Fleksibilitas Taktik Permainan

Masa kepelatihan Herdman ditandai dengan pemahaman taktik yang fleksibel dan kemampuan mengoptimalkan pemain sesuai kebutuhan pertandingan. Ia tidak terpaku pada satu formasi baku, melainkan menyesuaikan pendekatan berdasarkan lawan.

Timnas Kanada sedang naik daun dalam beberapa tahun terakhir. Di era John Herdman, Kanada dalam generasi emas dengan memiliki pemain sekaliber Jonathan David (Juventus), Alphonso Davies (Bayern Munchen), Tajon Buchanan (Inter Milan).

Saat membesut Timnas Kanada, sistem 3-4-3 (3-4-2-1) menjadi struktur yang paling banyak digunakan, menempatkan Alphonso Davies, Cyle Larin, dan Jonathan David untuk membentuk trio eksplosif di lini depan.

Ketika dibutuhkan pendekatan lebih solid, Herdman dengan cepat beralih ke pola empat bek seperti 4-4-2 atau 4-2-3-1. Adaptasi ini memberikan stabilitas pertahanan sekaligus memudahkan transisi serangan.

 

5 dari 5 halaman

Semoga Menular ke Timnas Indonesia

Ada keunggulan pelatih asal Inggris tersebut yang sesuai dengan kebutuhan Timnas Indonesia untuk semakin meningkatkan kualitasnya. John Herdman memiliki profil yang cukup tepat bagi perkembangan Timnas Indonesia.

"Filosofi permainan disiplin, intensitas tinggi, dan vertikalnya secara luas diakui telah mengubah Kanada menjadi kekuatan kompetitif di panggung global, sebuah bukti pencapaian yang diharapkan Indonesia dapat ditiru saat berupaya meningkatkan levelnya di sepak bola Asia," tulis Football Tribe Asia belum lama ini.

"Herdman akan membawa pengalaman lintas benua yang langka. Rekam jejak yang terbukti dalam kualifikasi Piala Dunia, dan pola pikir pengembangan yang jelas serta kualitas yang diharapkan membawa banyak peningkatan untuk Timnas Indonesia," tandas tulisan Football Tribe Asia.

Video Populer

Foto Populer