PSIM Berhitung untuk Amankan Posisi di BRI Super League: Bidik 42 Poin untuk Jauhi Zona Degradasi

PSIM Yogyakarta saat ini berada di posisi keenam dalam klasemen BRI Super League 2025/2026.

 

Bola.com, Yogyakarta - PSIM Yogyakarta terus menjaga konsistensi pada BRI Super League 2025/2026. Hingga paruh musim atau pekan ke-17, Laskar Mataram menempati urutan keenam klasemen sementara dengan koleksi 30 poin.

Posisi tersebut membuat Laskar Mataram aman dari ancaman zona degradasi. Namun, manajer PSIM, Razzi Taruna, menegaskan timnya ingin memastikan status bertahan dengan cara yang nyaman.

"Kami sudah berhitung pastinya. Kalau melihat ke belakang 38 sampai 39 poin sudah aman. Cuma itu biasanya tetap masih bergantung dengan pertandingan terakhir dan kami tidak mau melalui itu,” ujar Razzi di wisma PSIM, Kamis (15/1/2026).

"Definisi bertahan yang nyaman itu adalah bertahan yang tidak mendekati zona merah. Ya menjauhi posisi ke-16, 17, 18. Kalau bisa posisi klasemen 15, 14 juga enggak lah,” lanjutnya.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

2 dari 4 halaman

Posisi Ideal

Pria berkaca mata itu mengatakan, posisi ideal bagi PSIM berada di rentang peringkat 10 hingga 12 klasemen BRI Super League. Dengan posisi tersebut, jarak poin dengan zona merah dinilai cukup aman.

"Jadi mungkin 12 ke 10 itu saya rasa masih nyaman sebenarnya, karena 12 ke 15, atau 16 masih ada jarak. Itu sebenarnya kalau hitung-hitungan 38 sampai 39 poin sudah cukup aman," katanya.

Sejak awal musim, manajemen PSIM sebetulnya telah memasang target internal 42 poin sebagai patokan aman. Dengan sisa 17 pertandingan, target tersebut masih sangat realistis untuk dikejar.

“Memang saya selalu sampaikan kepada teman-teman tim dari awal adalah 42. Jadi kan kalau dari sekarang itu kurang empat pertandingan kemenangan yang kita masih ada kesempatan di 17 laga lagi," sebut Razzi.

3 dari 4 halaman

Berharap Bisa Lebih Baik Lagi

Meski demikian, target angka tersebut tidak pernah disampaikan secara eksplisit kepada para pemain. Menurutnya, manajemen tidak ingin para pemain bermain dengan beban angka tertentu.

"Kami enggak pernah ngomong secara eksplisit seperti itu. Mereka pun juga sudah tahu ambang amannya di posisi berapa,” jelas Razzi Taruna.

“Tim-tim lain juga banyak menambah amunisi. Contoh yang gila-gila kan Jepara, terus Semen Padang. Itu bisa dibilang hampir mayoritas pemain asingnya berubah."

"Kalau bisa mengulangi apa yang kita torehkan di putaran pertama, pasti kita mau. Tapi nanti kita lihat perkembangannya seperti apa. Kami tetap mencoba kalau bisa lebih baik daripada putaran pertama," pungkas manajer PSIM itu.

4 dari 4 halaman

Persaingan di BRI Super League

Lihat Selengkapnya

Video Populer

Foto Populer