Jayden Oosterwolde Dihubungi Ibunya Setiap Bulan: Ditanya Kapan Siap Bela Timnas Indonesia?

Jayden Oosterwolde berpeluang membela Timnas Indonesia karena ia mewarisi darah Indonesia dari pihak ibunya.

Bola.com, Jakarta - Jayden Oosterwolde baru-baru ini berbagi cerita pribadinya terkait dengan dilema dalam memilih tim nasional. Pemain yang berkarier di Liga Turki dengan memperkuat Fenerbahce ini secara terbuka membahas tawaran yang diterimanya dari negara asal keluarganya.

Jayden mengungkapkan memiliki hubungan darah dengan dua negara yang berbeda di luar Eropa. Negara-negara tersebut adalah Indonesia dan Suriname.

Jayden Oosterwolde dilahirkan di Zwolle, Belanda pada 26 April 2001. Pemain berusia 24 tahun ini menjelaskan ibunya berasal dari Indonesia, sementara ayahnya berasal dari Suriname.

"Ya, masih menjadi mimpi saya untuk bermain bagi Timnas Belanda. Ibuku berasal dari Indonesia dan ayahku dari Suriname," kata Oosterwolde sebagaimana dilansir dari Youtube A Spor.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

2 dari 3 halaman

Selalu Dihubungi

Saat ini, Jayden Oosterwolde tetap berkomitmen bergabung dengan Timnas Belanda. Meskipun belum pernah tampil untuk Oranje, bahkan di level kelompok umur, ia tetap optimistis.

Upaya untuk membawanya kembali ke Indonesia ternyata dilakukan dengan serius melalui jalur keluarga. Ia mengungkapkan komunikasi mengenai ini berlangsung secara teratur.

"Jadi, mereka menghubungi saya setiap bulan menanyakan apakah saya ingin bermain untuk Indonesia atau Suriname, tetapi saya masih ingin bermain untuk Timnas Belanda," ungkap Oosterwolde.

"Saya rasa saya punya peluang untuk itu dan untuk menunjukkan kemampuan saya di sana. Jadi, itulah hal yang ingin saya perjuangkan," tambahnya.

3 dari 3 halaman

Sempat Dipenjara

Di tengah ambisi untuk meraih prestasi di kancah internasional, Jayden Oosterwolde menghadapi masalah hukum yang cukup serius di Turki.

Ia telah dijatuhi hukuman penjara selama satu tahun, empat bulan, dan 14 hari sebagai akibat dari kericuhan yang terjadi dalam pertandingan derbi sengit melawan Galatasaray pada 19 Mei 2024.

Tidak hanya Oosterwolde yang terlibat, tetapi juga pemain serta staf timnya mendapatkan vonis yang serupa. Untungnya, bagi Oosterwolde, hukuman tersebut bersifat percobaan atau ditangguhkan, yang berarti mereka tidak harus menjalani penjara secara langsung.

Meskipun demikian, mereka tetap akan berada dalam pengawasan hukum yang ketat selama masa percobaan tersebut. 

Video Populer

Foto Populer