Striker PSIS Rafinha Bicara Target dan Masa Depan: Serahkan Nasib kepada Tuhan

Penyerang PSIS Semarang, Rafael de Sa Rodrigues alias Rafinha, angkat bicara mengenai target dan masa depannya.

Bola.com, Semarang - Penyerang PSIS Semarang, Rafael de Sa Rodrigues alias Rafinha, angkat bicara mengenai target dan masa depannya setelah menuntaskan musim yang penuh tantangan.

Pemain asal Brasil tersebut menegaskan fokus utamanya adalah membawa tim bertahan, sekaligus berharap bisa kembali berkarier di level tertinggi sepak bola Indonesia.

Rafinha jadi bagian penting dalam perjuangan Laskar Mahesa Jenar keluar dari situasi sulit. Ia datang pada paruh musim Pegadaian Championship 2025/2026, setelah direkrut dari PSIM Yogyakarta.

Saat itu, PSIS berada dalam posisi rawan degradasi dan terus berjibaku di papan bawah Grup Timur, hingga akhirnya finis di posisi kedelapan klasemen akhir dengan perolehan 23 poin.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Fokus Bertahan di Liga

PSIS menutup kompetisi dengan kekalahan 0-3 dari PSS Sleman pada pekan ke-27 di Stadion Maguwoharjo, Minggu (3/5/2026). Hasil itu memang mengecewakan, tetapi tidak menghapus kerja keras tim sepanjang musim.

Rafinha mengatakan bahwa sejak awal kedatangannya, target utama yang diemban sangat jelas: menyelamatkan PSIS Semarang dari ancaman turun kasta.

"Berbicara tentang performa, saya suka tim saya berjuang sepanjang pertandingan. Semua orang tahu perjuangan yang berbeda bagi PSIS dan PSS Sleman," ujar Rafinha.

"PSS berjuang untuk Liga 1 dan PSIS berjuang agar tidak terdegradasi. Saat saya datang ke sini kami hanya punya delapan poin. Jadi tugas kami adalah bertahan di liga, itu tugas kami 100 persen," lanjutnya.

Serahkan Masa Depan

Ketika ditanya soal masa depannya bersama PSIS, Rafinha mengaku belum mengambil keputusan apa pun. Ia memilih menyerahkan semuanya kepada Tuhan sembari menikmati waktu bersama keluarga.

"Untuk masa depan saya, hanya Tuhan yang tahu. Saya tidak tahu apa-apa saat ini. Saya hanya akan pulang ke rumah, bersantai dengan keluarga, dan menunggu apa yang terbaik," kata pemain berusia 34 tahun itu.

Meskipun demikian, mantan penyerang PSCS Cilacap itu sudah memiliki target jelas untuk musim depan. Rafinha ingin bermain di kasta tertinggi, yakni Liga 1 Indonesia.

"Musim depan? Liga 1. Saya berharap untuk tim mana pun saya bermain, bisa bermain di Liga 1 dan terus berjuang di sana," tegasnya.

Bersama Laskar Mahesa Jenar, Rafinha mencatatkan 10 penampilan dengan total 777 menit bermain. Ia juga menyumbang empat gol musim ini.

Lihat Selengkapnya

Video Populer

Foto Populer