Imbang Vs Arsenal, Statistik Menuliskan Liverpool Asuhan Arne Slot Sulit Cetak Gol: xG Rendah, Sulit Bongkar Low Block

Hasil imbang dengan skor kaca mata melawan Arsenal tetap menghadirkan kekhawatiran untuk Liverpool asuhan Arne Slot. Pasalnya secara statistik penyerangan, Florian Wirtz dan kawan-kawan begitu lemah.

Bola.com, Jakarta - Liverpool memang sukses menahan imbang sang pemuncak klasemen, Arsenal di Emirates Stadium dengan skor 0-0 pada lanjutan Liga Inggris 2025/2026 hari Jumat (09/01/2026) dini hari WIB.

Catatan yang membuat Liverpool tak terkalahkan pada sepuluh laga beruntun di semua ajang. Kekalahan terakhir terjadi saat kandas 1-4 dari PSV pada ajang Liga Champions, 27 November 2025.

Namun hasil imbang dengan skor kaca mata melawan Arsenal tetap menghadirkan kekhawatiran untuk skuad asuhan Arne Slot. Pasalnya secara statistik penyerangan, Florian Wirtz dan kawan-kawan begitu lemah.

Mereka memang tidak kalah, namun tanda-tanda masalah serius terus muncul. Untuk pertama kalinya sejak Maret 2010 saat melawan Wigan Athletic, Liverpool gagal mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran atau shot on target dalam laga Premier League. Ini terjadi setelah 600 pertandingan liga berlalu sejak momen tersebut!

Bandingkan dengan Arsenal yang membukukan empat shot on target dari total delapan tendangan, sementara Liverpool melepas tujuh tendangan tapi tanpa shot on target. 

 

 

 

 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

2 dari 4 halaman

Statistik Buktikan Kemunduran Performa Liverpool

Statistik dengan jelas menceritakan kemunduran performa The Reds. Musim ini, Liverpool hanya mencetak rata-rata 1,5 gol per pertandingan Premier League.

Angka itu menurun drastis dibandingkan musim lalu dan musim 2023-24 di bawah Jurgen Klopp, di mana mereka konsisten mencetak 2,3 gol per laga.

Penurunan juga terlihat pada aspek expected goals (xG). Pada musim terakhir Klopp, Liverpool mencatatkan xG rata-rata 2,4 per pertandingan.

Di musim pertama Arne Slot, angka itu turun menjadi 2,2, dan kini merosot lagi ke 1,5 musim ini. Hal tersebut mencerminkan menurunnya kualitas peluang yang berhasil diciptakan.

Dari sisi volume tembakan, grafiknya juga menurun tajam. Liverpool sebelumnya melepaskan rata-rata 20,8 tembakan per laga, lalu turun menjadi 17,1, dan kini hanya 14,7 musim ini.

Sementara itu, jumlah tembakan tepat sasaran merosot dari 7,3 per pertandingan pada 2023-24, menjadi 6,1 pada 2024-25, dan kini hanya 4 musim ini.

3 dari 4 halaman

Kesulitan Bongkar Low Block

Bukan hanya angka yang berbicara. Secara kasat mata, Liverpool tampak kesulitan membongkar pertahanan rapat. Arne Slot sendiri tak menampik kelemahan tersebut, terutama saat menghadapi tim dengan strategi low block atau menumpuk pemain di garis pertahanan belakang. 

"Saya sudah mengatakan 150 kali, melawan gaya bermain tertentu kami adalah tim yang sangat bagus, tetapi melawan gaya tertentu lainnya kami kesulitan,” kata Slot kepada Sky Sports.

"Mungkin Anda juga bisa melihatnya, meskipun orang-orang sekarang positif karena kami lama menguasai bola, bahkan melawan low block Arsenal, kami kesulitan menciptakan peluang. Itu sesuatu yang harus kami perbaiki," ujarnya. 

Slot pun mengakui bahwa persoalan ini menjadi salah satu alasan mengapa Liverpool tertinggal cukup jauh dalam perburuan gelar. "Itulah salah satu alasan mengapa kami tertinggal banyak poin dari mereka,” pungkasnya.

Liverpool kini dihadapkan pada pekerjaan rumah besar: bukan sekadar menguasai bola, tetapi kembali tajam dan efektif di sepertiga akhir lapangan jika ingin bersaing di papan atas Premier League.

Sumber: BBC 

4 dari 4 halaman

Yuk Lihat Peta Persaingan

  • Liverpool FC merupakan klub tersukses asal Inggris di eropa. Raihan 5 trofi dari 7 final menjadi bukti betapa berbahayanya Liverpool di rana
    Liverpool FC merupakan klub tersukses asal Inggris di eropa. Raihan 5 trofi dari 7 final menjadi bukti betapa berbahayanya Liverpool di rana
    Liverpool FC merupakan klub tersukses asal Inggris di eropa. Raihan 5 trofi dari 7 final menjadi bukti betapa berbahayanya Liverpool di rana
    Liverpool
  • Raihan juara Liga Primer Inggris pada musim 2004-2005 tanpa menelan satu kekalahan pun yang dilakukan Arsenal hingga saat ini belum bisa diu
    Raihan juara Liga Primer Inggris pada musim 2004-2005 tanpa menelan satu kekalahan pun yang dilakukan Arsenal hingga saat ini belum bisa diu
    Raihan juara Liga Primer Inggris pada musim 2004-2005 tanpa menelan satu kekalahan pun yang dilakukan Arsenal hingga saat ini belum bisa diu
    Arsenal
  • bola
    Liga Inggris atau lebih dikenal dengan Liga Primer Inggris merupakan kompetisi utama di Inggris yang diikuti 20 tim untuk mendapatkan gelar
    Liga Inggris
  • Premier League
  • Arne Slot
  • SportBites
Lihat Selengkapnya

Video Populer

Foto Populer