Jersey Polos Tottenham di Piala FA Kontra Aston Villa Bikin Penasaran, Ternyata Ini Alasannya

Bukan salah cetak, ini sejarah di balik jersey polos Tottenham di Piala FA.

Bola.com, Jakarta - Penampilan Tottenham Hotspur saat menghadapi Aston Villa pada putaran ketiga Piala FA, Minggu (11-1-2026) dini hari WIB, memancing tanda tanya besar dari para pendukung.

Pasalnya, The Lilywhites turun ke lapangan dengan seragam yang tampak polos: tanpa nama pemain di punggung, tanpa sponsor mencolok, dan hampir seluruhnya berwarna putih.

Yap, seragam kandang Tottenham terlihat berbeda dari biasanya. Jersey putih mereka tampil bersih tanpa detail kontras, sementara celana pendek dan kaus kaki berwarna biru tua juga hanya menampilkan warna dasar tanpa ornamen tambahan.

Tampilan tak lazim itu langsung menyita perhatian publik, terutama para penggemar yang bertanya-tanya alasan di balik perubahan tersebut.

Di atas lapangan, laga ini juga menjadi momen penting bagi pelatih Thomas Frank yang tengah berada dalam tekanan.

Pelatih asal Denmark itu sebelumnya menjadi sorotan setelah tertangkap kamera memegang cangkir bergambar logo Arsenal, tak lama sebelum Tottenham menelan kekalahan 2-3 dari Bournemouth.

Situasi tersebut membuat Frank membutuhkan penampilan spesial dari timnya. Namun, di luar hasil pertandingan, perhatian justru banyak tertuju pada jersey yang dikenakan Spurs.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

2 dari 4 halaman

Makna di Balik Seragam Khusus Tottenham

Jersey edisi khusus yang dikenakan Tottenham saat melawan Aston Villa dibuat untuk memperingati 125 tahun keberhasilan bersejarah klub saat menjuarai Piala FA pada 1901.

Kala itu, Tottenham mencatatkan prestasi luar biasa dengan menjuarai kompetisi sepak bola tertua di dunia, meski masih berstatus sebagai klub non-liga, sebuah pencapaian yang hingga kini belum pernah terulang.

Tottenham meraih gelar tersebut ketika masih berkompetisi di Southern League Division One. Pada partai final ulang, mereka menaklukkan Sheffield United dengan skor 3-1 dan mengukir sejarah sebagai satu-satunya klub non-liga yang pernah menjuarai Piala FA.

Jersey edisi khusus itu tetap menampilkan lambang klub bergaya klasik serta logo sponsor, namun seluruh elemen tersebut dibuat serba putih, menyatu dengan warna dasar kostum. Tidak ada nama pemain di punggung, sementara nomor punggung dibuat gelap dan minimalis.

Momentum peringatan ini terasa makin relevan karena bertepatan dengan kejutan besar di Piala FA, ketika klub non-liga Macclesfield FC menyingkirkan juara bertahan, Crystal Palace, dengan kemenangan 2-1.

Kemenangan tersebut menjadikan Macclesfield sebagai tim non-liga pertama yang menyingkirkan juara bertahan Piala FA sejak 1909, sebuah gema sejarah yang mengingatkan kembali pada kisah Tottenham di awal abad ke-20.

3 dari 4 halaman

Kaos yang Indah dan Bersejarah

Direktur Merchandise dan Lisensi Tottenham Hotspur, Duncas Pass, menjelaskan filosofi di balik peluncuran seragam tersebut.

"Untuk menandai 125 tahun sejak kesuksesan Piala FA 1901 yang revolusioner, kami ingin membawa pencapaian bersejarah itu kembali ke pusat budaya populer melalui sebuah jersey yang benar-benar indah, yang diwujudkan lewat kolaborasi dengan Nike," ujar Pass.

"Melihat tim melangkah ke lapangan dengan mengenakan jersey yang terinspirasi dari para pahlawan masa lalu tentu akan memicu imajinasi para penggemar, baik muda maupun tua, sekaligus menciptakan item koleksi unik yang akan tercatat dalam sejarah klub," tambahnya.

Tottenham hanya memproduksi 1.901 unit jersey edisi khusus tersebut untuk dijual kepada penggemar melalui situs resmi klub.

Selain itu, jersey yang dikenakan para pemain dalam pertandingan juga akan dilelang melalui MatchWornShirt, dengan seluruh hasilnya disumbangkan kepada Tottenham Hotspur Foundation.

4 dari 4 halaman

Sambutan Positif dari Fans

Di tengah performa Tottenham yang belum konsisten musim ini, mereka terdampar di peringkat ke-14 klasemen Premier League dengan 27 poin dari 21 laga, seragam edisi khusus ini justru mendapat sambutan luar biasa dari para pendukung.

Seorang penggemar Tottenham menulis di media sosial X, "Jersey Tottenham edisi 1901 ini benar-benar menakjubkan".

Komentar lain berbunyi, "Seragam terbaik dalam beberapa tahun terakhir".

Bahkan pendukung klub rival ikut memberikan pujian.

"Harus jujur, jersey Tottenham itu terlihat luar biasa," tulis seorang fans Brentford.

"Jersey Spurs itu terlihat sangat bagus sampai menyakitkan bagi saya untuk mengakuinya. Putih polos, nomor gelap, tanpa nama, seperti tanpa sponsor. Sangat bersih. Tampilan yang luar biasa," tambah seorang penggemar sepak bola non-liga.

Tottenham telah bekerja sama dengan Nike sebagai produsen apparel sejak 2017. Klub London Utara itu terikat kontrak jangka panjang selama 15 tahun dengan raksasa apparel asal Amerika Serikat tersebut, yang ditandatangani menjelang kepindahan mereka ke stadion baru pada April 2019.

 

Sumber: Give Me Sport

Video Populer

Foto Populer