Bola.com, Jakarta - Pemilik saham Manchester United (MU), Sir Jim Ratcliffe, memicu kontroversi yang menghebohkan pada pekan lalu. Tetapi, kontroversi tersebut bukan tentang MU atau sepak bola secara umum.
Perdana Menteri Inggris bahkan meminta Ratcliffe meminta maaf secara terbuka. Itu semua akibat komentar Ratcliffe soal imigrasi menuai kecaman dan bahkan memicu respons publik dari klub yang ia miliki.
Namun saat menandai dua tahun sejak investasi Ineos di Manchester United dikonfirmasi pada Februari 2024, ada satu pernyataan lain dalam wawancara tersebut yang juga menarik perhatian, meski tidak mendapat sorotan sebesar isu politik tadi.
Ratcliffe berbicara tentang perlunya seorang pemimpin, dalam hal ini Perdana Menteri, untuk mengambil keputusan sulit dan tidak populer demi kebaikan yang lebih besar. Ia lalu membandingkannya dengan situasinya sendiri di MU.
“Saya menjadi sangat tidak populer di Manchester United karena kami membuat banyak perubahan,” ujarnya.
“Tetapi menurut saya itu demi kebaikan. Dan saya pikir kita mulai melihat beberapa bukti di klub bahwa itu mulai membuahkan hasil," imnbuh dia.
Dua tahun berjalan, apakah Ratcliffe benar bahwa keputusan-keputusannya mulai memberikan hasil?
Apakah Setan Merah memenangkan empat dari lima pertandingan terakhir karena mereka kebetulan menemukan pelatih hebat, atau karena Ratcliffe telah menghabiskan jutaan pound untuk Erik ten Hag, Dan Ashworth, dan Ruben Amorim, memecat sepertiga tenaga kerja, memangkas bonus staf yang tersisa, menghapus makan siang gratis, serta membuat akses menonton pertandingan semakin sulit?
Manchester United dilaporkan menargetkan Alexis Mac Allister dari Liverpool untuk bursa transfer musim panas demi regenerasi lini tengah di Old Trafford, menggantikan Casemiro dan membangun ulang skuad masa depan.
Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)
Banyak Blunder
Klaim tersebut terasa berlebihan. MU memang sedang berada dalam momentum positif, tetapi memiliki pelatih yang kontraknya hanya sampai akhir musim 2026. Carrick mendapatkan pekerjaan itu karena Ratcliffe menunjuk Amorim, meskipun banyak yang menentang.
“Saya melihat komentar Ratcliffe itu dan merasa dia mencoba mengambil sedikit pujian dari beberapa hasil bagus,” kata Chris Rumfitt dari Manchester United Supporters' Trust (MUST), seperti dikutip dari Manchester Evening News, Jumat (20/2/2026).
“Saya tidak melihat bagaimana memecat banyak staf dan menghapus makanan di tempat latihan bisa berkontribusi pada hasil tersebut. Itu mungkin justru menghambat daripada membantu.”
Dua tahun era Ineos, Rumfitt menyebutnya sebagai gambaran yang campur aduk. Satu hal yang pasti, Ratcliffe telah melakukan banyak hal dalam 731 hari tersebut.
Dari sisi sepak bola, ia dinilai keliru dengan mempertahankan Ten Hag, memberinya kontrak baru, lalu memecatnya tiga bulan kemudian.
Ia juga menghabiskan £27 juta untuk merekrut dan memecat Amorim, serta £4,1 juta untuk melakukan hal yang sama dengan Ashworth. Jika dibandingkan dengan penghematan dari penghapusan makan siang staf, jumlah itu seperti setetes air di lautan.
Memicu Protes
Meski para eksekutif yang ditempatkan Ratcliffe kini mendapat sorotan, CEO Omar Berrada dan direktur sepak bola Jason Wilcox tampaknya berhasil meningkatkan kualitas rekrutmen. MU menghabiskan lebih dari £215 juta pada musim panas dan itu terlihat sebagai jendela transfer terbaik mereka dalam beberapa tahun terakhir.
Namun, menilai Ratcliffe hanya dari apa yang terjadi di lapangan tentu tidak cukup. Mulai dari pemutusan hubungan kerja, penghapusan makan siang, pencabutan fasilitas final piala, tiket £66 tanpa diskon, hingga apa yang disebut kelompok suporter sebagai serangan terhadap budaya penggemar.
Lalu ada wawancara-wawancara publiknya. Klaim pekan lalu bahwa Inggris sedang “dikolonisasi” oleh imigran adalah contoh paling kontroversial, tetapi upayanya untuk tampil di depan publik sering kali berakhir buruk.
Pernyataannya bahwa harga tiket Manchester United seharusnya tidak berbeda dengan Fulham menunjukkan ia kehilangan sentuhan dengan realitas kota yang dulu ia sebut rumah. Menyebut beberapa pemain sebagai “tidak cukup bagus” dan “dibayar terlalu mahal” juga tidak diterima baik di ruang ganti.
Belakangan ini protes kembali muncul. Meski hasil positif di bawah Michael Carrick meredam skalanya, para pendukung setia Old Trafford merasa mereka sedang ditekan.
“Ini masalah serius, setiap pemegang tiket musiman akan mengatakan mereka merasa klub sengaja membuat hidup mereka semakin sulit,” ujar Rumfitt.
“Aturan tentang pengalihan tiket, bagaimana caranya, kepada siapa boleh dialihkan, tenggat menjual kembali tiket ke klub, rasanya semua yang mereka lakukan bertujuan mempersulit pemegang tiket musiman."
"Secara sinis, orang bisa menduga mereka lebih suka memiliki lebih sedikit pemegang tiket musiman karena model harga baru membuat pemegang tiket musiman membayar jauh lebih murah per laga dibanding pembeli tiket satuan, dan kami tidak terlalu sering ke megastore," imbuh Rumfitt.
Tuntutan Penghentian Efisiensi Ekstrem
Dua tahun terakhir jelas bukan perjalanan mulus. Dua tahun lalu, Ratcliffe duduk bersama jurnalis di kantor Ineos di Knightsbridge untuk wawancara langka yang tidak menimbulkan kontroversi.
Ia mengatakan butuh dua atau tiga musim untuk membuat MU kembali kompetitif, tetapi itu tampaknya terlalu optimistis. United memang sedang dalam momentum bagus di bawah Michael Carrick, namun jelas masih banyak pekerjaan rumah.
Menatap dua tahun ke depan, apa saran Rumfitt bagi Ratcliffe agar benar-benar menepati janjinya?
“Dalam pertemuan pertamanya dengan fans, saya hadir di beberapa di antaranya, dia bilang kami akan sangat fokus pada hasil di lapangan, membalikkan keadaan di lapangan, dan memperbaiki hal lain sebagai prioritas kedua, karena tanpa hasil di lapangan, hampir tidak ada hal lain yang berarti di klub sepak bola,” katanya.
“Saya pikir itu benar, dan dia harus kembali ke misi itu. Biarkan fans tenang, dan hentikan pemotongan biaya. Bukan berarti efisiensi tidak sah dalam bisnis, tetapi uang yang dihemat sangat kecil dibanding yang terbuang karena keputusan buruk terkait urusan di lapangan.
“Fokus kami adalah berpegang pada janji awal itu: fokus membuat tim menang di lapangan dan lebih santai dalam urusan yang menyangkut suporter," imbuh Rumfitt.
Sumber: Manchester Evening News
bola:strip_icc()/kly-media-production/avatars/354229/original/077986800_1460139598-Yus_Mei_Sawitri.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5140555/original/059891700_1740215381-sir.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5220144/original/061861700_1747277779-20250515-Latihan_Manchester_United-AFP_6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5348750/original/074572800_1757871863-Sir-Jim-Ratcliffe.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5406840/original/048336800_1762610750-000_83GC8EX.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5412362/original/085156000_1763089671-500x656_-_Timnas_Indonesia__2_.png)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5473304/original/014840900_1768404719-000_846J6T7__1_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5490959/original/054160200_1770034800-20260122AA_GIilberto_SIlva-09.jpg)

:strip_icc()/kly-media-production/medias/4855460/original/029878800_1717672216-WhatsApp_Image_2024-06-06_at_17.51.37.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5340208/original/060939800_1757154790-20250904AA_Timnas_Indonessia_Vs_China_Taipei-103.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5174321/original/035985900_1742914948-Timnas_Indonesia_-_Ilustrasi_Ole_Romeny_Timnas_Indonesia_Vs_Bahrain_copy.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5506324/original/047698600_1771428617-1000366559.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5469572/original/037680100_1768132068-IMG-20260111-WA0016_1_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4871644/original/057030200_1719073868-Timnas_Indonesia_-_Ilustrasi_Jay_Idzes_copy.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5477499/original/043013100_1768830531-berita-banner-fifa-series-_x600.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5340230/original/051652300_1757156458-20250904AA_Timnas_Indonessia_Vs_China_Taipei-157.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4335679/original/025213700_1677194748-Fred_dan_Antony_Cetak_Gol__Manchester_United_Singkirkan_Barcelona_di_Liga_Europa-7.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4624157/original/098046400_1698256896-000_338U4P6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4042006/original/060848500_1654274428-Manchester_United_-_Ilustrasi_Logo_Manchester_United_copy.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5473304/original/014840900_1768404719-000_846J6T7__1_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5490959/original/054160200_1770034800-20260122AA_GIilberto_SIlva-09.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4855460/original/029878800_1717672216-WhatsApp_Image_2024-06-06_at_17.51.37.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5340208/original/060939800_1757154790-20250904AA_Timnas_Indonessia_Vs_China_Taipei-103.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5174321/original/035985900_1742914948-Timnas_Indonesia_-_Ilustrasi_Ole_Romeny_Timnas_Indonesia_Vs_Bahrain_copy.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5497332/original/090342400_1770625287-ortu_mbappe.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5480094/original/017728600_1769036176-Bayern_Munchen_Liga_Champions.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4145420/original/031584800_1662191005-AP22246063080426.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5294460/original/077442800_1753406080-mason_2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5482948/original/011193900_1769304935-Victor_Montagliani.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5408157/original/046629700_1762765132-Manchester_City_vs_Liverpool-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5508725/original/058748800_1771589868-1000772759.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5507703/original/016121000_1771519606-WhatsApp_Image_2026-02-19_at_15.45.41.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5507564/original/022503300_1771498836-InShot_20260219_175858437.jpg.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5482713/original/008435800_1769240933-klok_4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5083118/original/020267900_1736237221-20250107-Diskon_Tarif_Lstrik-HER_1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/thumbnails/5216547/original/087226100_1746977085-voli-e3f228.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5214047/original/099114000_1746709930-Grand_Final_PROLIGA_PLN.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5201761/original/052430600_1745832872-WhatsApp_Image_2025-04-28_at_15.06.14.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5084947/original/041382900_1736372756-logo_proliga.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4890375/original/005197100_1720795966-Electric.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4786759/original/040937800_1711538439-Liga_Inggris_-_Chelsea_Vs_Burnley_copy.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5356973/original/041540300_1758515951-mikel_arteta_arsenal_man_city_ap_kin_cheung_01.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5438090/original/087209000_1765271936-Wolverhampton_Wanderers_vs_Manchester_United-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5438566/original/046028900_1765328960-inter_milan_vs_liverpool_-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5348212/original/099891600_1757799146-000_74DX4GK.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5428601/original/054507100_1764553159-AP25334593491117.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5507715/original/028576800_1771540405-BL1_0082.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5506118/original/067793700_1771407048-000_97XC93C.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5505771/original/043305700_1771396444-Shayne_Pattynama_dan_Haf__z_Rizkianur_berpose_dengan_Jakmania_pada_acara_meet_and_greet_di_Kantor_Pusat_Bank_Jakarta__Jakarta_Pusat.__18_02_2026_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5506552/original/018232000_1771471787-FotoJet.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5507122/original/013522900_1771484293-AP26049791765527.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5507187/original/098686500_1771486473-AP26049677305245.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5508767/original/079888300_1771593488-Kuasa_hukum_siswi_SLB_korban_dugaan_pelecehan_seksual_di_Yogyakarta.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5508764/original/034259300_1771593357-Screenshot_2026-02-20_at_20.12.37.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5508644/original/075060700_1771582020-Screenshot_2026-02-20_170307.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5472995/original/083244500_1768382480-IMG_5538.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5508726/original/035873500_1771590260-Ketua_Komisi_VIII_DPR_Marwan_Dasopang.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5508693/original/020020300_1771585672-Korban_banjir_di_Jaktim_berburu_takjil.jpg)