Mohamed Salah dan Upaya Bangkit dari Kontroversi di Liverpool: Meninggalkan Anfield pada Musim Panas?

Faktanya, performa Liverpool meningkat signifikan sejak kembalinya Mohamed Salah dari Piala Afrika.

Bola.com, Jakarta - Pada Desember 2025, saat Mohamed Salah melambaikan tangan ke tribune Kop usai membantu Liverpool mengalahkan Brighton and Hove Albion di Premier League, muncul kekhawatiran itu menjadi penampilan terakhirnya di Anfield.

Namun, ketika Mohamed Salah kembali berselebrasi di hadapan publik Anfield saat Brighton datang di ajang Piala FA akhir pekan lalu, suasananya berbeda. Ia mencetak gol dan membantu The Reds melaju ke putaran kelima.

Sejak kembali dari Piala Afrika, penyerang asal Mesir itu membukukan dua gol dan empat assist dalam tujuh penampilan. Liverpool pun kembali menemukan kreativitas dan ketajaman yang sempat hilang saat ia absen.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Momen Emosional

Jurnalis Paul Gorst menyoroti momen 6 Desember ketika Mohamed Salah dianggap seperti menekan tombol nuklir dalam kariernya di Anfield. Ia kala itu menyatakan dirinya "dilempar ke bawah bus" atau dalam arti dikorbankan begitu saja.

Ucapan tersebut memicu spekulasi besar. Apakah itu luapan emosi karena ia dicadangkan dalam tiga laga beruntun? Atau memang sinyal perpisahan?

Tak ada yang benar-benar tahu saat Mohamed Salah meninggalkan lapangan Anfield usai kemenangan atas Brighton seminggu kemudian apakah itu laga terakhirnya bersama Liverpool.

Namun, waktu tampaknya menjadi penenang. Sebulan di Piala Afrika justru membuat rasa saling menghargai tumbuh kembali.

Faktanya, performa Liverpool meningkat signifikan sejak kembalinya Mohamed Salah. Dalam tujuh laga saat ia absen di Maroko, Liverpool hanya mencetak 11 gol, empat di antaranya ke gawang Barnsley dari League One.

Bandingkan dengan 20 gol dalam tujuh pertandingan setelah ia kembali. Dampaknya di lini serang tak terbantahkan.

 

Ancaman Arab Saudi dan Kontrak 12 Bulan

Minat dari Saudi Pro League diyakini belum surut. Pada musim panas 2023, Liverpool menolak tawaran fantastis 150 juta pound untuk Mohamed Salah. Kini, dengan kontraknya yang kembali memasuki 12 bulan terakhir, spekulasi pun menguat.

Menariknya, musim 2024/2025, yang juga dijalani saat kontraknya menyisakan satu tahun, justru menjadi satu kampanye terbaiknya dengan 34 gol dan gelar Premier League keduanya di Anfield.

Dengan pendekatan “apa yang terjadi biarlah terjadi” pada musim debut Arne Slot, Mohamed Salah bermain lebih bebas dan produktif.

Apakah publik akan berani bertaruh melawan Mohamed Salah untuk kembali melakukan hal serupa? Meski usia 33 tahun membuatnya tak lagi berada di puncak fisik, kontribusinya tetap besar.

Rehabilitasi Anfield dan Lapar Akan Tantangan

Ian Doyle menilai dua bulan lalu mayoritas orang yakin Mohamed Salah sudah memainkan laga terakhirnya untuk Liverpool. Bahkan yang percaya ia bertahan hingga akhir musim merasa kepindahan ke Arab Saudi hanya tinggal menunggu waktu.

Kini situasinya tidak lagi sejelas itu. Semua berkat respons Salah yang kembali fokus dan membuktikan dirinya masih penting bagi tim.

Mohamed Salah kembali menunjukkan determinasi, membantu tugas defensif, contohnya saat tandang ke Sunderland, dan membuka ruang bagi rekan-rekan setimnya.

Mohamed Salah juga tampak menerima kenyataan ia bukan lagi pemain seperti dulu. Namun itu tak berarti ia habis. Dengan Liga Champions, Piala FA, dan perebutan empat besar masih dipertaruhkan, motivasi tetap tinggi.

Memang, peluang tawaran besar dari Arab Saudi masih terbuka dan bisa jadi terlalu menggiurkan untuk ditolak, baik bagi klub maupun pemain.

Namun, jika Mohamed Salah bertahan dan mempertahankan level performanya saat ini, hanya sedikit yang akan mengeluh.

Satu hal yang jelas: rehabilitasi Anfield untuk Mohamed Salah masih terus berlangsung, dan akhir kisahnya belum sepenuhnya ditulis.

Sumber: Liverpool Echo

Persaingan di Premier League

Video Populer

Foto Populer