Asisten Ruben Amorim Blak-blakan soal Kegagalan di MU: Ide Kami Tak Pernah Sepenuhnya Jalan

Asisten pelatih Ruben Amorim, Adelio Candido, akhirnya buka suara soal periode sulit mereka bersama Manchester United.

Bola.com, Jakarta - Asisten pelatih Ruben Amorim, Adelio Candido, akhirnya buka suara soal periode sulit mereka bersama Manchester United.

Untuk pertama kalinya sejak kepergian Amorim dari Old Trafford, ada gambaran lebih jelas tentang apa yang sebenarnya terjadi di balik layar saat proyek mereka berujung kegagalan.

Amorim hanya bertahan 14 bulan sebagai manajer Setan Merah. Pelatih asal Portugal itu akhirnya dipecat setelah hubungan dengan manajemen memburuk, terutama usai komentarnya yang cukup tajam terhadap kepemimpinan klub menyusul hasil imbang 1-1 melawan Leeds United. Pernyataan tersebut disebut-sebut menjadi titik balik yang mempercepat akhir masa jabatannya.

Sejak kepergian Amorim, Manchester United justru menunjukkan peningkatan performa signifikan di bawah arahan Michael Carrick.

Mantan gelandang andalan klub itu berhasil membawa United merangkak naik ke posisi ketiga klasemen sementara dan berada di jalur yang tepat untuk mengamankan tiket UEFA Champions League musim depan. Kebangkitan tersebut semakin menyoroti kontras dengan periode inkonsisten yang terjadi di era Amorim.

 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Pelajaran Berharga

Dalam wawancara bersama media Portugal A BOLA, Candido mengungkapkan bahwa pengalaman di Manchester tetap menjadi pelajaran berharga, meski hasil akhirnya tidak sesuai harapan.

“Pengalaman tetaplah pengalaman, baik hasilnya bagus maupun tidak. Kami selalu membawa pulang pelajaran,” ujar Candido.

Ia juga mengaku menikmati atmosfer kota Manchester dan budaya sepak bola di sana. Menurutnya, para suporter United memiliki sudut pandang yang unik.

“Di Manchester, saya sangat menyukai kotanya dan cara para penggemar menikmati sepak bola. Mereka lebih fokus pada proyek jangka panjang dibandingkan hasil instan,” tambahnya.

Hal yang Mengecewakan

Candido tak menutupi kekecewaannya. Ia secara terbuka menyebut satu hal yang paling mengganjal selama mereka menangani klub.

“Yang paling tidak saya sukai, tanpa ragu, adalah merasa bahwa ide-ide kami tidak sepenuhnya diimplementasikan,” tegasnya.

Pernyataan tersebut mengisyaratkan adanya ketidaksinkronan antara staf pelatih dan struktur klub. Banyak pengamat menilai bahwa proyek Amorim sebenarnya membutuhkan waktu dan dukungan penuh dari manajemen untuk membuahkan hasil, terutama karena ia mencoba menerapkan filosofi permainan yang berbeda.

Era Amorim di Old Trafford berakhir lebih cepat dari yang diharapkan, kisah di baliknya menunjukkan bahwa membangun ulang klub sebesar Mu bukan sekadar soal taktik, tetapi juga soal keselarasan visi dari semua pihak di dalamnya.

Video Populer

Foto Populer