Sukses


Pasang Surut Valentino Rossi pada MotoGP 2020, Diambang Hasil Terburuk Sepanjang Karier

Bola.com, Le Mans - Valentino Rossi dinilai punya peluang besar untuk bersaing jadi juara dunia MotoGP 2020. Tapi setelah musim ini menggelar sembilan balapan, pembalap Monster Energy Yamaha MotoGP itu sudah tidak finis empat kali.

Tiga di antaranya bahkan berlangsung pada tiga balapan terakhir. Alhasil Valentino Rossi terbenam di posisi 13 klasemen pembalap dan kini diambang hasil terburuk sepanjang kariernya di Kejuaraan Dunia Balap Motor.

Jika melihat lagi rekam jejak The Doctor pada MotoGP 2020, ia begitu sering mengalami pasang surut. Dimulai ketika ia merasakan podium pertama tahun ini dengan finis ketiga MotoGP Andalusia.

Setelah itu pada balapan MotoGP Republik Ceska dan Austria, ia selalu finis kelima. Di MotoGP Styria, ia sempat kesulitan dengan berada di urutan sembilan.

Tapi ia kembali bangkit pada MotoGP San Marino. Dia bahkan menempati posisi kedua sepanjang balapan, tapi akhirnya harus puas finis keempat.

Kesimpulan dari rangkaian hasil di atas, sejatinya motor Yamaha YZR-M1 milik Valentino Rossi punya potensi besar. Sayangnya selepas MotoGP San Marino, rangkaian hasil buruk dialaminya.

Dimulai dari MotoGP Emilia Romagna, Catalunya sampai Prancis, ia selalu gagal finis. Paling mengecewakan tentunya yang terjadi di MotoGP Catalunya.

Dia mengalami kecelakaan ketika berada di posisi kedua. Banyak yang meyakini tanpa tiga hasil minor ini, kini Valentino Rossi mungkin sedang berada di papan atas klasemen.

2 dari 3 halaman

Diambang Hasil Terburuk

Bagaimanapun nasi sudah menjadi bubur. Kini Valentino Rossi terbenam di posisi 13 klasemen dengan torehan 58 poin atau berselisih 57 poin dari pemuncak klasemen, Fabio Quartararo.

Jika tidak segera bangkit, Valentino Rossi diambang merasakan hasil terburuk sepanjang kariernya di MotoGP bahkan Kejuaraan Dunia Balap Motor secara keseluruhan.

Pencapaian terburuk pembalap berusia 41 tahun itu di kelas MotoGP adalah finis tujuh pada musim 2011 dan 2019. Lalu jika karier di Kejuaraan Dunia Balap Motor masuk perhitungan, maka debutnya di kelas 125cc tahun 1996 lalu: hanya finis sembilan di klasemen.

Masalahnya empat balapan berikutnya MotoGP 2020: masing-masing dua kali di Aragon dan Valencia, bukan trek yang bersahabat buat Valentino Rossi.

Ya, MotoGP 2020 yang seharusnya berpotensi jadi musim di mana ia bisa bersaing jadi juara dunia justru hancur berantakan lantaran kombinasi masalah teknis motor (MotoGP Jerez), kesalahan sendiri sampai ketidakberuntungan.

 

Sumber: Tuttomotoriweb

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan Kami:

Video Populer

Foto Populer