Sukses


Tim Pabrikan Yamaha Tak Menyesal Terburu-buru Kontrak Fabio Quartararo untuk MotoGP 2021-2022

Bola.com, Jakarta - Tim pabrikan Yamaha sudah mengumumkan formasi tim untuk MotoGP 2021-2021 pada Januari 2020. Maverick Vinales meneken perpanjangan kontrak pada 28 Januari 2020, sedangkan Fabio Quartararo diumumkan sebagai rekan setimnya untuk periode yang sama pada keesokan harinya. 

Namun, pada akhir musim 2020 justru rider Petronas Yamaha SRT, Franco Morbidelli, yang menjadi pembalap terbaik Yamaha musim lalu. Dia finis sebagai runner up MotoGP 2020, dengan mengemas tiga kemenangan dan lima podium.  

Meski Morbidelli menunjukkan penampilan gemilang pada MotoGP 2020, Yamaha mengaku tidak menyesal lebih dulu memilih Fabio Quartararo untuk promosi ke tim pabrikan. Padahal, Quartararo, yang membukukan tiga kemenangan, hanya menghuni peringkat kedelapan di klasemen MotoGP 2020, jauh di bawah Morbidelli. 

Vinales hanya menempati posisi keenam dengan satu kemenangan. Valentino Rossi finis di peringkat ke-15, tanpa meraih kemenangan dan absen dua seri karena terpapar Covid-19. 

Meski diabaikan untuk kandidat pembalap tim pabrikan, Morbidelli meneken perpanjangan kerja sama dengan Petronas untuk MotoGP 2021 dan 2022. Dia akan berduet dengan mentornya, Valentino Rossi. 

Tetapi jika lebih sabar Yamaha, mungkinkah mereka memberi Morbidelli salah satu kursi di tim pabrikan, sesuatu yang sekarang tidak dapat terjadi hingga setidaknya 2023?

 

2 dari 3 halaman

Persaingan Kompetitif

Yamaha menegaskan tidak menyesal dengan manuver terburu-buru mengumumkan pembalap untuk MotoGP 2021 dan 2022. 

"Terkait waktu memutuskan siapa pembalap untuk masa depan, yang pertama kami sangat gembira dengan pilihan kami. Kami yakin pembalap yang telah kami pilih untuk 2021 dan 2021, " kata Managing Director Yamaha Racing, Lin Jarvis, seperti dilansir Crash, Sabtu (9/1/2021).  

"Kondisinya kompetitif di trek dan luar trek pada dunia ini. Ada enam tim pabrikan dan semuanya menyadari bahwa pembalap sangat-sangat penting, jika Anda ingin meraih target menjadi juara dunia." 

"Jadi kami juga kompetitf di luar trak. Tak ada yang ingin mengatakan 'kagum' dan melihat pembalap pilihannya diambil oleh kompetitor," imbuh Jarvis. 

Sumber Crash

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini

Video Populer

Foto Populer