Sukses


Usai Pantau Pembangunan Sirkuit Mandalika untuk MotoGP Indonesia, Ini Kata Dorna soal Bandara Lombok

Bola.com, Jakarta - Dorna selaku penyelenggara MotoGP memantau langsung pembangunan Sirkuit Mandalika, Lombok, yang diplot sebagai tempat balapan MotoGP Indonesia 2021, Rabu (07/04/2021).

Dorna hadir mengutus Carlos Ezpeleta selaku Managing Director Dorna Sports. Mengutip situs Lombokita.com, Dorna bukan hanya meninjau proses pembangunan Sirkuit Mandalika yang ditarget selesai pertengahan tahun ini.

Carlos Ezpeleta disebut juga melihat kesiapan Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid, Lombok. Bandara memang jadi bagian penting dalam pergelaran MotoGP.

Bukan hanya soal tempat mendarat para pembalap dan kru tim, lebih penting lagi, proses logistik baik sebelum atau sesudah MotoGP Indonesia bakal terpusat di sini.

"Pihak Dorna Sports tadi menyampaikan bahwa sektor logistik pada pergelaran MotoGP menjadi faktor yang sangat penting," General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid, Nugroho Jati menuturkan.

"Sehingga harapannya proyek perluasan apron sisi barat, fasilitas terminal kargo, serta jalan akses kargo dapat berjalan dengan baik," lanjutnya.

Menurut Nugroho Jati pihak Dorna turut menginformasikam bahwa setidaknya akan ada empat pesawat Boeing 747 Jumbo Jet yang akan lalu lalang di bandara tempat MotoGP dilaksanakan untuk membawa logistik Dorna Sports yang dapat mencapai 370 ton.

2 dari 3 halaman

Terus Berbenah

Oleh karena itulah menurut Nugroho Jati, Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid, Lombok bakal terus berbenah untuk menyukseskan event MotoGP Indonesia di Sirkuit Mandalika.

Salah satu perkembangan proyek pekerjaan adalah perpanjangan landasan pacu dari 2,750 meter menjadi 3.300 meter.

"Proyek landas pacu yang target awal penyelesaiannya pada bulan September 2021, kami upayakan percepatan agar dapat selesai pada Mei 2021," Nurgoho Jati menuturkan.

"Setelah dilakukan verifikasi oleh Kementerian Perhubungan RI, harapannya runway sepanjang 3.300 meter ini sudah dapat beroperasi pada Juni 2021," tambahnya.

Bukan hanya perluasan landasan pacu, Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid juga menjalani perluasan apron sisi barat. Besarannya dari 25.553 m2 berkapasitas 18 pesawat narrow body dan 4 pesawat wide body akan diperluas menjadi 50.923 m2 berkapasitas 18 pesawat narrow body dan 6 pesawat wide body.

Sumber: Lombokita.com

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan Kami:

Video Populer

Foto Populer