Pulangkan Jepang dari Piala Dunia 2026, Matheus Cunha Balas Provokasi Kento Shiogai dengan Gestur 5 Jari

Brasil singkirkan Jepang di Piala Dunia 2026, Matheus Cunha balas provokasi pemain lawan dengan gestur lima jari.

Bola.com, Jakarta - Striker Timnas Brasil, Matheus Cunha, memicu kehebohan saat berduel melawan Jepang di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Selecao sukses menyingkirkan jagoan Asia itu di Houston Stadium dengan skor 2-1, Selasa (30-6-2026) dini hari WIB.

Gawang Brasil sempat dikejutkan oleh gol Kaishu Shano di babak pertama. Namun, pasukan Carlo Ancelotti itu bangkit di babak kedua, dengan mencatat comeback melalui gol Casemiro pada menit ke-56 dan Gabriel Martinelli menjadi pahlawan kemenangan Brasil lewat golnya di menit-menit akhir laga.

Dengan kemenangan ini, Brasil melaju ke babak 16 besar dan bakal berjumpa pemenang antara Norwegia atau Pantai Gading.

Matheus Cunha kemudian menjadi pusat perhatian dengan melayangkan gestur lima jarinya ke para pemain Jepang.

 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

5 Trofi Piala Dunia

Ketegangan bermula dari pernyataan Kento Shiogai sebelum pertandingan. Penyerang Jepang itu menilai era kejayaan Brasil telah berakhir dan menyebut hanya Prancis serta Argentina yang layak disebut sebagai tim elite dunia.

Namun, Shiogai hanya bermain sekitar enam menit sebagai pemain pengganti kontra Brasil.

Setelah peluit panjang berbunyi, Matheus Cunha langsung menghampirinya sambil mengangkat lima jari.

"Lima Piala Dunia... Anda masih kecil!" teriak Cunha, merujuk pada lima gelar juara dunia yang dimiliki Brasil.

Brasil merupakan kolektor trofi Piala Dunia terbanyak dengan status kampiun edisi 1958, 1962, 1970, 1994, dan 2002.

Saat dimintai tanggapan mengenai pernyataan Shiogai, kapten Brasil, Marquinhos, mengaku melihat adanya sedikit kesombongan dalam sikap pemain Wolfsburg tersebut, tetapi Brasil akhirnya berhasil menemukan cara untuk menang.

 

Picu Pro dan Kontra

Apa yang dilakukan Matheus Cunha, mendapat respons beragam di kalangan warganet, termasuk penggguna X. Pendukung Brasil memuji pesan singkat pemain Manchester United itu.

"Dia menempatkan orang itu pada posisi yang sebenarnya," tulis seorang netizen di X.

"Kebanggaan dan arogansi telah kembali! Itulah yang kami inginkan!," tulis warganet lainnya.

Akan tetapi, ada pula netizen yang menganggap sikap Cunha aneh mengingat ia tidak berkontribusi pada kesuksesan Brasil dalam torehan lima gelar juara tersebut.

"Cunha bilang lima Piala Dunia seolah-olah dia ikut andil di dalamnya. Dia harus sadar bahwa dia bermain untuk Man United, klub yang sudah sekitar 14 tahun tidak menjuarai liga. Dia perlu tenang sedikit," kata salah satu pengguna akun di X.

 

Sumber: Give Me Sport

Video Populer

Foto Populer