Sukses


Cara CLS Knights agar Bisa Bersaing di ABL 2018-2019

Bola.com, Surabaya - CLS Knights Indonesia berusaha memperbaiki banyak hal dalam persiapan di ASEAN Basketball League (ABL) 2018-2019. Berkaca pada hasil musim lalu, CLS ingin lebih baik.

Pada ABL 2017-2018, klub basket asal Surabaya itu hanya mengemas lima kemenangan dari 20 pertandingan. Akibatnya, mereka finis peringkat ketujuh dan gagal lolos ke babak play-off.

Kali ini, manajemen CLS Knights sudah mematok target untuk lolos ke play-off. Pelatih kepala Brian Rowsom juga menyebutkan ingin mendapat 16 kemenangan agar memenuhi target itu.

Di sisi lain, asisten pelatih CLS, Koko Heru Setyo Nugroho, sudah melakukan banyak analisis terkait problem tim asuhannya. Musim lalu, dia menjabat sebagai pelatih kepala dan sangat paham dengan perjalanan tim ini.

"Saya sudah belajar dari beberapa negara untuk tahu sebenarnya apa yang terjadi pada tim ini. Terkadang, kami dihadapkan kepada masalah menghadapi lawan dengan postur dan skill yang lebih baik. Dalam situasi itu, pemain tetap harus bertanding," kata Koko kepada Bola.com.

"Menurut saya, mental itu bisa terus dilatih. Tapi, yang paling penting dalam hal ini adalah basketball IQ pemain. Pemain lokal juga harus memiliki keinginan kuat untuk membawa tim ini lebih, dengan dibantu pemain asing baru," imbuhnya.

CLS belum lama ini mendatangkan tiga pemain asing baru asal Amerika Serikat untuk menambah kekuatan di ajang ini, yakni Maxie Esho, Montay Brandon, dan Stephen Hurt.

Soal target tim, Koko tidak ingin memasang target tanggung di ABL musim ini. Dia merasa setiap kontestan pasti ingin menjadi juara turnamen basket se-Asia Tenggara itu.

"Kalau ditanya target, semua tim pasti ingin juara. Saya juga ingin membawa tim ini juara ABL. Tapi, tahapan awalnya memang harus lolos ke play-off dulu, setelah itu kami pikirkan ke depan seperti apa," ucapnya.

"Musim lalu, saya agak memaklumi hasil yang diraih tim ini. Kami masih debutan di ABL dan perlu adaptasi. Tapi, kami sekarang sudah tahu lawan seperti apa, meski ada perubahan skuat dan regulasi, setidaknya itu jadi modal buat CLS Knights," ujar Koko.

Evolusi Motor Yamaha MotoGP di Era Milenial

Tutup Video

Video Populer

Foto Populer