Sukses


5 Cara Mengatasi Kecemasan Selama Karantina Mandiri Efek Virus Corona COVID-19

Bola.com, Jakarta - Status work from home (WFH) dan karantina mandiri memaksa orang harus melakukan kegiatan yang nyaris sama setiap hari dalam ruang stagnan. Walhasil, rasa bosan bisa saja hinggap kapanpun, dan wajib kreatif agar bisa membuang itu.

Bagi sebagian orang, mudah mendapatkan solusi membuang rasa kebosanan di rumah. Namun, bagi sebagian yang lain, tak mudah menemukan cara yang tepat agar tak bosan.

Jika berada dalam kondisi terakhir yang tak ideal tersebut, bisa saja orang akan bertindak aneh. Ancaman terbesar menjadi milik orang atau mereka yang punya sifat super-sensitif.

Apalagi, saat ini sudah terjadi pembatasan sosial, dan juga informasi yang membanjiri media sosial serta pesan di WhatsApp. Kondisi itu semakin membuat ketakutan dan cemas yang berlebihan.

Kecemasan yang berlebih akan sangat berbahaya jika Sahabat Bola.com adalah orang yang sensitif. Biasanya orang yang sensitif akan sangat kewalahan mengelola cemas dan tekanan selama wabah virus corona COVID-19 ini.

Jika termasuk orang yang sensitif, dan merasa jika benar-benar tertekan karena mengalami cemas yang berlebihan, lebih baik stop paparan berita tentang pandemi virus corona penyebab COVID-19. Berikut ini 5 tips mengelola kecemasan untuk orang yang super-sensitif ketika berada di rumah :

 

2 dari 6 halaman

Batasi Informasi tentang Virus

Tips mengelola kecemasan yang paling awal adalah membatasi diri dari paparan berita tentang virus corona. Karena, informasi yang overload akan membuat kecemasan semakin bertambah.

Sahabat Bola.com merasakan hal yang menyakitkan dari paparan berita, termasuk imbauan pemerintah dan juga dari dokter. Oleh karena itu, Sahabat Bola.com perlu menjadwalkan kapan harus membuka berita.

Namun, apabila Sahabat Bola.com menderita insomnia, segeralah menjauh dari layer televisi setidaknya satu jam sebelum tidur.

 

3 dari 6 halaman

Menjaga Lingkungan Tetap Harmonis

Di saat karantina mandiri, alias di rumah saja, keluarga adalah lingkungan terdekat yang menjadi perlindungan bagi orang yang super sensitif. Akan tetapi, karena semua pekerjaan harus dilakukan di rumah, rumah berubah menjadi tempat kerja, sekolah, atau kedua-duanya.

Supaya tidak tertekan dan cemas, Sahabat Bola.com perlu menyediakan ruang pribadi guna menenangkan diri selama masa karantina mandiri atau work from home. Ruang itu adalah tempat pribasi menghilangkan segala kekacauan selama seharian.

 

4 dari 6 halaman

Me Time

Karantina mandiri di dalam rumah tidak lantas membuat berleha-leha dan bersantai. Sebab ini bukan liburan. Tetapi peralihan tempat bekerja dari kantor menjadi di rumah.

Tentu saja bagi Sahabat Bola.com tetap harus bekerja menyelesaikan tugas kantor, sekaligus mengurus rumah. Jika Sahabat Bola.com memiliki buah hati, harus mengurus buah hati, dan itu bukanlah hal yang mudah. Oleh karena itu, Sahabat Bola.com perlu mendiskusikannya dengan pasangan terkait tugas di rumah.

Sisakan waktu Sahabat Bola.com setiap hari untuk me time. Waktu sendiri sangat penting untuk mengelola kecemasan yang berlebihan di saat benar-benar merasakannya.

Me time penting untuk memanjakan diri , dengan aktivitas yang Sahabat Bola.com sukai. Contohnnya bisa dengan membuat kerajinan tangan, menulis atau apapun yang menyenangkan.

 

5 dari 6 halaman

Menggunakan Aromaterapi

Tips mengelola kecemasan untuk orang super sensitif selanjutnya adalah dengan memanjakan panca indera. Sahabat Bola.com dapat melakukannya dengan menyalakan lilin wangi, mendengarkan musik yang disuka, menonton film, memasak, atau menggunakan minyak eseansial sebagai aromaterapi.

Minyak esensial lebih dikenal sebagai minyak aromaterapi. Ini disebabkan karena harus yang dikeluarkan dari minyak esensial mampu memberikan efek psikologis di saat anda mencium baunya.

Efeknya, akan membuat Sahabat Bola.com lebih tenang dan dapat mengatasi kecemasan akibat kondisi wabah seperti sekarang ini. Dengan usaha-usaha yang membuat nyaman seperti ini, akan sangat membantu mengelola kecemasan yang berlebihan.

 

6 dari 6 halaman

Beri Asupan Spiritual

Tubuh membutuhkan dua macam asupan, tubuh memerlukan asupan fisik berupa makanan yang bergizi, sedangkan jiwa membutuhkan asupan spiritual. Asupan spiritual diperlukan untuk menjaga jiwa tetap sehat dan semakin peka terhadap kemanusiaan.

Vibrasi lingkungan dan orang di lingkungan Sahabat Bola.com akan sangat berpengaruh terhadap kesehatan jiwa. Jika muatan emosi di lingkungan Sahabat Bola.com bagus, kesehatan jiwa akan terjaga. Jiwa menjadi damai dan tenang.

Karena harus di rumah selama pandemik belum usai, Sahabat Bola.com dapat mengikuti psikoterapis dari rumah ibadah, pusat meditasi, yoga secara online. Para psikoterapis akan memandu untuk mengelola kecemasan dengan beragam latihan. Pilihlah latihan yang cocok.

Bentuk latihan sangat bermacam-macam. Disaat Sahabat Bola.com memberikan makanan kepada orang miskin atau tetangga yang sudah lanjut usia, biasanya akan membuat jiwa bahagia. Selain itu, mengikuti podcast spiritual.

Terakhir, kecemasan hanyalah ketakutan yang berlebih akibat tidak mampu mengontrolnya dengan tepat. Pandemik akan segera berlalu, dan Sahabat Bola.com akan segera bertemu dengan teman-teman di luar sana.

Sumber : Young Tango

Disadur dari : Dream.co.id

Penulis : Arini Saadah (6/4/2020)

Disclaimer:

Bersama lebih dari 50 media nasional dan lokal, Bola.com ikut serta melakukan kampanye edukasi #amandirumah secara serentak di stasiun televisi, radio, koran, majalah, media siber, dan media sosial.

Bola.com secara intens akan memproduksi konten-konten edukasi informatif yang positif berkaitan dengan wabah virus Corona COVID-19 sebagai bagian gerakan moral bersama #medialawancovid19. Tolong bantu sebar seluas mungkin info positif ini ke seluruh lapisan masyarakat agar mata rantai penyebaran COVID-19 di Indonesia dapat diputus.

Kalimat Haru Khabib Nurmagomedov Saat Putuskan Pensiun dari UFC

Video Populer

Foto Populer