Pesan Perpisahan Kylian Mbappe untuk Xabi Alonso yang Mundur dari Real Madrid

Tidak lama setelah kabar kepergian Xabi Alonso mencuat, Kylian Mbappe menyampaikan penghormatan emosional kepada mantan pelatihnya melalui Instagram.

Bola.com, Jakarta - Xabi Alonso resmi meninggalkan Real Madrid atas kesepakatan bersama setelah kurang dari delapan bulan menjabat sebagai pelatih kepala.

Keputusan ini diumumkan pada Senin (12/1/2026) malam WIB, kurang dari 24 jam setelah kekalahan menyakitkan Los Blancos dari Barcelona di final Piala Super Spanyol yang digelar di Arab Saudi.

Tekanan terhadap Alonso memang meningkat sejak akhir tahun lalu. Real Madrid kini tertinggal empat poin dari Barcelona di La Liga dan juga menelan kekalahan dari Liverpool serta Manchester City di ajang Liga Champions musim ini.

Situasi tersebut memperburuk posisi pelatih berusia 44 tahun itu di Santiago Bernabeu.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

2 dari 5 halaman

Pesan Perpisahan Kylian Mbappe yang Penuh Makna

Tidak lama setelah kabar kepergian Xabi Alonso mencuat, Kylian Mbappe menyampaikan penghormatan emosional kepada mantan pelatihnya melalui Instagram.

Mbappe mengunggah foto dirinya tengah berpelukan dengan Alonso, disertai pesan yang menggambarkan hubungan profesional mereka selama bekerja bersama.

“Waktunya memang singkat, tapi merupakan sebuah kehormatan bisa bermain untuk Anda dan belajar dari Anda. Terima kasih telah memberi saya kepercayaan sejak hari pertama,” tulis Mbappe.

“Saya akan mengingat Anda sebagai pelatih yang memiliki ide-ide jelas dan sangat memahami banyak hal tentang sepak bola. Semoga sukses untuk babak selanjutnya,” lanjutnya.

Pesan tersebut menjadi sorotan, mengingat masa kepelatihan Xabi Alonso di Madrid diwarnai berbagai konflik internal, termasuk dengan sejumlah pemain kunci seperti Vinicius Junior, Rodrygo, dan Endrick.

 
3 dari 5 halaman

Konflik Internal

Masa akhir Xabi Alonso di Real Madrid juga diwarnai momen canggung bersama Kylian Mbappe usai kekalahan dari Barcelona.

Xabi Alonso disebut ingin para pemain Real Madrid memberikan guard of honour kepada Barcelona saat seremoni trofi, tapi tidak satu pun pemain mengikuti instruksinya. Mbappe bahkan terlihat melambaikan tangan seolah menyuruh Alonso pergi.

BBC juga melaporkan Xabi Alonso sempat terlibat adu argumen dengan Mbappe terkait taktik sebelum final, serta berselisih pendapat dengan Presiden Real Madrid, Florentino Perez, pada Senin pagi sebelum keputusan perpisahan diambil.

4 dari 5 halaman

Penunjukan Alvaro Arbeloa

Real Madrid kemudian menunjuk Alvaro Arbeloa sebagai pelatih kepala yang baru. Dalam pernyataan resmi, klub menyampaikan:

“Real Madrid CF mengumumkan bahwa, berdasarkan kesepakatan bersama antara klub dan Xabi Alonso, telah diputuskan untuk mengakhiri masa jabatannya sebagai pelatih tim utama.”

“Xabi Alonso akan selalu mendapatkan kasih sayang dan kekaguman dari seluruh madridista karena dia adalah legenda Real Madrid dan selalu merepresentasikan nilai-nilai klub kami. Real Madrid akan selalu menjadi rumahnya.”

Sementara itu, terkait penunjukan Arbeloa, klub menyatakan: “Real Madrid C.F. ingin mengumumkan bahwa Álvaro Arbeloa akan menjadi pelatih baru tim utama.”

Dalam pernyataan lanjutan dijelaskan perjalanan panjang Arbeloa di akademi Madrid serta prestasinya sebagai pemain dan pelatih.

Alvaro Arbeloa merupakan bagian dari salah satu era tersukses Real Madrid dan juga generasi emas tim nasional Spanyol yang menjuarai Piala Dunia 2010 serta Piala Eropa 2008 dan 2012.

Dengan perubahan ini, Real Madrid berharap dapat membuka lembaran baru setelah periode singkat namun penuh gejolak di bawah kepemimpinan Xabi Alonso.

Sumber: Daily Star

5 dari 5 halaman

Persaingan di La Liga Spanyol

Video Populer

Foto Populer