Xabi Alonso Out dari Real Madrid, Ada Transfer yang Belum Tuntas

Xabi Alonso resmi meninggalkan Real Madrid, dengan salah satu penyebabnya adalah urusan transfer yang belum tuntas.

Bola.com, Jakarta - Keputusan mengejutkan datang dari Real Madrid hanya beberapa jam setelah kekalahan pahit mereka dari FC Barcelona di final Piala Super Spanyol.

Klub ibu kota Spanyol itu secara resmi mengumumkan perpisahan dengan pelatih kepala Xabi Alonso, yang kemudian langsung digantikan oleh Álvaro Arbeloa. Pengumuman tersebut menandai berakhirnya hubungan singkat namun penuh gejolak antara mantan pelatih Bayer Leverkusen itu dengan Los Blancos.

Petualangan Xabi Alonso di bangku cadangan Santiago Bernabéu ternyata hanya bertahan enam bulan. Dalam rentang waktu tersebut, pria berusia 43 tahun itu memimpin Real Madrid dalam 34 pertandingan di semua kompetisi.

Namun, kekalahan 2-3 dari Barcelona di partai final Piala Super Spanyol menjadi titik puncak dari ketegangan yang sudah lama terpendam antara Alonso dan manajemen klub.

Kekalahan dari rival abadi itu bukan hanya soal hasil di atas lapangan, tetapi juga mencerminkan persoalan yang lebih dalam di tubuh tim.

 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

2 dari 3 halaman

Sudah Lama Dipertimbangkan

Menurut berbagai laporan media Spanyol, termasuk Marca, keputusan untuk mengakhiri kerja sama dengan Alonso sebenarnya telah dipertimbangkan sebelum laga final digelar. Hasil buruk di pertandingan tersebut hanya mempercepat keputusan yang sudah hampir bulat.

Yang membuat situasi semakin mengejutkan adalah kecepatan Real Madrid dalam menunjuk pengganti. Tak butuh waktu lama, manajemen klub langsung mengumumkan Álvaro Arbeloa sebagai pelatih baru tim utama.

Arbeloa sebelumnya menangani Real Madrid Castilla dan dikenal sebagai sosok yang memahami filosofi klub, sekaligus figur yang loyal terhadap nilai-nilai Los Blancos. Penunjukan ini menegaskan keinginan klub untuk menjaga stabilitas internal, meski di tengah badai perubahan.

3 dari 3 halaman

Transfer yang Belum Tuntas

Salah satu faktor utama yang memicu keretakan hubungan antara Xabi Alonso dan manajemen adalah bursa transfer musim panas yang dinilai tidak sepenuhnya memuaskan sang pelatih.

Meski Real Madrid telah menggelontorkan dana lebih dari 150 juta euro dan mendatangkan empat pemain baru, Alonso merasa kebutuhan krusial tim tidak terpenuhi. Baginya, ada satu lubang besar di dalam skuad yang tak kunjung ditambal dengan tepat.

Kekosongan itu berada di sektor gelandang bertahan, posisi yang dianggap Alonso sangat vital untuk menjaga keseimbangan permainan Real Madrid.

Sejak lama, Martin Zubimendi disebut-sebut sebagai target utama dan diproyeksikan sebagai penerus jangka panjang Luka Modric. Alonso menilai gelandang Real Sociedad itu sebagai kepingan terakhir yang sempurna untuk melengkapi puzzle timnya.

Video Populer

Foto Populer