Xabi Alonso Dipecat Real Madrid, Khabib Nurmagomedov Meledak: Ganti Pemain, Bukan Pelatih

Keputusan Real Madrid memecat Xabi Alonso dari kursi pelatih memantik reaksi keras dari mantan juara kelas ringan UFC, Khabib Nurmagomedov.

Bola.com, Jakarta - Keputusan Real Madrid memecat Xabi Alonso dari kursi pelatih memantik reaksi keras dari mantan juara kelas ringan UFC, Khabib Nurmagomedov.

Melalui media sosial, Khabib secara terbuka mengkritik para pemain bintang Los Blancos yang dinilai menjadi penyebab utama kegagalan sang pelatih.

Real Madrid mengakhiri kerja sama dengan Alonso setelah kekalahan dari Barcelona pada ajang Piala Super Spanyol 2026. Keputusan tersebut terbilang mengejutkan, mengingat Alonso baru delapan bulan menukangi El Real dan masih terikat kontrak berdurasi tiga tahun.

Padahal, Alonso direkrut dengan reputasi tinggi setelah tampil impresif bersama Bayer Leverkusen di Bundesliga. Meski awal musim dinilai belum sepenuhnya meyakinkan, posisi Real Madrid sejatinya masih kompetitif.

Los Blancos berada di peringkat kedua klasemen La Liga, hanya tertinggal empat poin dari Barcelona di posisi teratas. Selain itu, mereka juga masih berlaga di Liga Champions dan Copa del Rey.

 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

2 dari 5 halaman

Khabib Bela Xabi Alonso

Sebagai penggemar sepak bola yang juga dikenal mendukung Real Madrid, Khabib Nurmagomedov menyatakan kekecewaannya terhadap keputusan klub. Dia menegaskan Alonso bukan sosok yang pantas dijadikan kambing hitam.

Menurut Khabib, peran pelatih sangat bergantung pada atmosfer tim dan kesediaan para pemain menjalankan instruksi. Jika lingkungan internal tidak kondusif, kegagalan bukan sepenuhnya tanggung jawab pelatih.

“Jika kamu masuk ke gym atau ke lapangan, entah itu petarung atau pesepak bola, pelatih kepala adalah pemegang kendali. Tetapi jika atmosfer di dalam tim tidak memungkinkan semua orang mengikuti instruksi, maka kamu berada di jalur yang salah,” tulis Khabib.

 

3 dari 5 halaman

Menyalahkan Pemain Real Madrid

Ia bahkan menyebut Alonso sebagai salah satu pelatih terbaik di sepak bola modern. Dalam unggahan lanjutan, Khabib secara terang-terangan menyalahkan para pemain bintang Real Madrid atas pemecatan tersebut.

"Jika sebuah tim tidak bisa bekerja dengannya, maka yang harus diganti adalah pemain, bukan pelatih," lanjut Khabib.

"Saya yakin tidak ada pelatih yang bisa menangani skuad seperti Real Madrid. Setahun lalu mereka memohon kepadanya, sekarang mereka memecatnya. Semua ini karena anak-anak manja ini," kata pria berusia 37 tahun tersebut.

 

4 dari 5 halaman

Masalah Internal dan Awal Era Baru

Selain hasil pertandingan, masa kepelatihan Xabi Alonso di Santiago Bernabeu juga dibayangi isu internal. Hubungannya dengan Vinicius Junior sempat menjadi sorotan setelah sang winger bereaksi keras saat ditarik keluar dalam laga El Clasico pada Oktober lalu.

Meski Vinicius telah menyampaikan permintaan maaf, insiden tersebut disebut mencerminkan adanya ketegangan di ruang ganti. Alonso mengklaim masalah itu telah diselesaikan melalui pertemuan internal, namun rumor disharmoni terus bergulir hingga akhir masa jabatannya.

Pasca-pemecatan Alonso, Real Madrid bergerak cepat menunjuk Alvaro Arbeloa sebagai pelatih baru. Mantan bek Real Madrid dan Liverpool itu dipromosikan dari tim cadangan dan akan menjalani debutnya saat Los Blancos menghadapi Albacete pada 16 besar Copa del Rey.

Pergantian pelatih ini menandai dimulainya era baru di Santiago Bernabeu, sekaligus membuka kembali perdebatan soal besarnya pengaruh para pemain bintang di ruang ganti Real Madrid.

Sumber: Mirror

Penulis: Roby Dian

5 dari 5 halaman

Simak Persaingan Musim Ini:

Video Populer

Foto Populer