CEO Milan Tuntut Serie A Terapkan Teknologi Garis Gawang

oleh Bola diperbarui 08 Jan 2015, 17:45 WIB
Adriano Galliani (DARIO AZZARO / AFP)

Bola.com, Milan - Serie A Liga Italia telah memasuki pekan ke 17 musim 2014/2015. Pada Selasa (6/1) lalu, partai Udinese vs AS Roma yang digelar di Stadio Communale Friuli, berkesudahan 1-0 untuk kemenangan Roma.

Gol tunggal Davide Astori pada menit ke-17 tersebut menjadi kontroversial karena pihak lawan menganggap gol tersebut tak seharusnya disahkan oleh wasit Marco Guida.

Dalam tayangan ulang, bola yang disundul Astori sempat membentur bagian dalam mistar sebelum jatuh di belakang garis gawang dan ditangkap oleh kiper Udinese Orestis Karnezis.



Adriano Galliani, wakil presiden AC Milan yang sempat mengusulkan penggunaan teknologi garis gawang, ikut berkomentar tentang gol Astori.

"Sangat mudah untuk membahasnya sekarang. Saya tak mengerti mengapa ada orang-orang yang tak menginginkannya (teknologi dalam sepakbola)," kata Galliani saat mengenalkan pemain baru Milan, Alessio Cerci kepada pers.

"Saya sering melihat contohnya dalam tenis, ketika mereka menggunakan (teknologi) HawkEye sejak 2006. Luar biasa saat kalian lihat pada HawkEye dan itu akan memberitahukanmu, apakah bola menyentuh garis atau tidak. Dan sekarang, semua olahraga bisa memiliki teknologi tersebut," sambung Galliani.

Advertisement
2 dari 2 halaman

Negara yang Menerapkan

Adriano Galliani berharap kalau Serie A Liga Italia bisa menyusul liga-liga top Eropa lainnya dalam penggunaan goal-line technology, atau teknologi garis gawang.

"Tentu saja wasit harus memiliki kebijaksanaan sendiri, tetapi (teknologi) itu datang (membantu) ketika sebuah gol yang dirasa kita butuh alat untuk memberitahukan apakah bola telah melewati garis atau tidak," kata Galliani.

"Mereka memilikinya di Inggris, Jerman akan memilikinya tahun depan. Saya pikir kita akan memiliki teknologi ini mulai tahun depan," tutup Galliani.

Berita Terkait