Prediksi Atletico vs Real Madrid: Masihkah Derby Madrid Bermakna?

oleh Deny Adi Prabowo diperbarui 04 Okt 2015, 19:31 WIB
PENTING- Atletico Madrid akan kembali menjajal rivalnya, Real Madrid dalam laga lanjutan La Liga 2015-2016, Senin (5/10/2015) dini hari WIB. (Bola.com/ Rudi Riana)

Bola.com, Madrid - Atletico Madrid akan kembali menjajal rivalnya, Real Madrid dalam laga lanjutan La Liga musim 2015-2016, Senin (5/10/2015) dini hari WIB. Bertemu di pekan-pekan awal kompetisi, satu hal jadi pertanyaan, sepenting apa makna laga ini bagi kedua tim?

Sepak bola sudah menjadi sebuah industri. Hak siar televisi, pemasukan iklan, bunyi gemericikan uang masuk ke kantong kas klub membuat sebuah pertandingan sepak bola kian digandrungi ratusan juta pasang mata manusia.

Advertisement

Tenaga pesepak bola diperas hingga tetes terakhir. Mereka bisa bermain seminggu tiga kali, tak ada waktu banyak untuk beristirahat, tak ada waktu pula untuk menikmati sebuah pertandingan seperti sebelumnya.

Bila harus mengambil contoh, Real Madrid harus bermain sebanyak 54 kali dalam waktu setahun kompetisi. Di sela-sela jadwal tentu terselip sebuah partai yang seharusnya bermakna penting bagi sebuah klub sepak bola, derby. Partai ini sempat dianggap sebagai partai yang wajib dimenangi dengan alasan martabat dan penentuan kekuasaan.

Kendati demikian, seiring memelarnya jumlah pertandingan yang diakibatkan dengan "permintaan publik" partai derby tak segreget dulu. Memang dalam kurun waktu 90 menit, kita tetap diberikan tontonan super tegang, itu dijamin oleh setiap derby termasuk El Derbi madrileno. Namun sesakral apakah partai ini? Bek Los Blancos, Alvaro Arbeloa menuturkan: 

Penyerang Atletico Madrid, Antoine Griezmann (tengah) berusaha melewati dua pemain Real Madrid di leg kedua 8 besar Liga Champions di Santiago Bernabeu Stadium, Kamis (23/4/2015). Real Madrid menang 1-0 atas Atletico Madrid. (Reuters/Juan Medina)

"El Derbi madrileno merupakan partai yang penting bagi mereka (Atletico)," tuturnya seperti dilansir ESPN.

Dengan cepat, kapten Atletico yakni Gabi merespon pernyataan rekan senegaranya itu: "Arbeloa jarang menontong permainan kami belakangan ini, anggapan itu hanya berlaku dengan apa yang terjadi di masa lalu."

Dalam waktu yang cukup lama, Real selalu menjadi tim yang menjadi tolok ukur Atletico. Apa yang didapatkan oleh pasukan Vicente Calderon berkaca dari derby ini. Namun sejak Diego Simeone datang pada 2011, definisi Atletico yang berlaku sebagai bayang-bayang Real Madrid mulai terkikis. 

Bila membuka lembaran catatan musim lalu, tercatat ada enam pertemuan antara dua tim asal Madrid. Hal paling membekas di ingatan tentu saat Los Rojiblancos menang 4-0 pada Februari 2015. Di musim 2014-2015 mereka menang tiga kali dari lima pertemuan.

Namun perlu dicatat pula, El Real juga lebih memfokuskan diri untuk menuai kemenangan dalam derby dengan "nilai pertandingan" yang lebih tinggi. Mereka melakukannya di final 2013-2014 dan perempat final Liga Champions musim lalu.

Lalu di atas semuanya, siapa yang lebih siap untuk laga ini? 

Bila menyoroti Real Madird, mereka memang tampak lebih stabil. Cristiano Ronaldo menjadi topscorer dengan lima gol tapi itu hanya terjadi dalam satu laga saja. Madrid hanya mencetak satu gol dalam laga kontra Granada. Mereka juga gagal menggoyangkan jala lawan kala bertemu Sporting Gijon dan Malaga.

Secara khusus menurut ESPN, Ronaldo menembak ke arah gawang 14 kali dari total 31 tembakan tapi tetap saja mereka mengakhiri laga dengan skor 0-0 saat melawan Granada.

Mungkin semuanya bisa lebih mudah andai James Rodriguez tidak mengalami cedera. Tak diragukan lagi, pria asal Kolombia itu menjadi pemain terbaik bila kita berbicara soal membuka ruang diantara rapatnya pertahanan lawan. Absennya mantan penggawa AS Monaco itu juga beberapa kali merugikan Los Blancos terutama ketika mereka ditahan 0-0 dan 2-2 musim lalu. Sekarang ia juga kemungkinan besar tak akan ambil bagian.

Bila membahas soal formasi. Kerap kali Madrid mengawali laga dengan formasi 4-4-2 atau 4-3-3. Ronaldo menyisir sayap kiri, Benzema di tengah dan Isco di kanan. Namun pada akhirnya, Ronaldo kerap berduet dengan Benzema sebagai striker tengah dan Isco berperan sebagai penyerang lubang dalam skema 4-3-1-2.

Fenomena ini menarik karena perlahan tapi pasti, Benitez mulai mengubah karakteristik timnya karena harus berhadapan dengan badai cedera. Awalnya bermain dengan menggunakan kecepatan lari dari para pemainnya tapi berubah mengarah ke daerah tengah pertahanan.

Beralih ke sisi lain, Atletico juga bukan berarti tanpa masalah. Skuat ini bisa dibilang skuat terbaik yang pernah dimiliki Simeone. Antoine Griezmann, Fernando Torres, Jackson Martinez, Angel Correa dan Luciano Vietta merupakan barisan penyerang yang membuat kiper bergidik. Namun hingga laga terakhir melawan Benfica, Simeone belum menemukan solusi mana penyerang yang pas di skema 4-4-2 miliknya.

Hingga pekan ke-6, Atletico termasuk irit untuk urusan mencetak gol. Mereka baru 12 kali membobol gawang lawan. Musim lalu 14 gol, setahun sebelumnya 24 gol dan dua tahun yang lalu 21 gol.

Dari sekian banyaknya striker, Griezmann lah yang menjadi topskorer dengan lima gol. Namun posisinya bukanlah penyerang sejati. Ia sempat diturunkan sebagai sayap kiri dalam formasi empat gelandang dan penyerang sayap di skema tiga penyerang

Belum lagi absennya Koke juga bakal menambahkan luka bagi Atletico. Tanpa kehadiran pria Spanyol itu mereka takluk lima kali dari 10 laga termasuk saat tampil di Liga Champions.

Lantas terlepas dari semua masalah yang mendera, sepenting apakah laga ini bagi kedua kesebelasan? Jawabannya? Penting bagi dua-duanya.

Lima pertemuan terakhir:

22-04-2015 Real Madrid 1 : 0 Atletico Madrid
14-04-2015 Atletico Madrid 0 : 0 Real Madrid
07-02-2015 Atletico Madrid 4 : 0 Real Madrid
15-01-2015 Real Madrid 2 : 2 Atletico Madrid
07-01-2015 Atletico Madrid 2 : 0 Real Madrid

Prakiraan Susunan Pemain:

Atletico Madrid: Oblak, Luis, Godin, Gimenez, Juanfran, Niguez, Gabi, Tiago, Torres, Griezmann, Torres.

Real Madrid: Navas, Carvajal, Ramos, Varane, Marcelo, Modric, Kroos, Isco, Kovacic, Ronaldo, Benzema.

Persentase Menang: Atletico Madrid 50-50 Real Madrid

Baca Juga: 

"Real Madrid Pantang Remehkan Atletico"

Bersua Atletico, Madrid Kembali Diperkuat Bale dan Ramos

Cristiano Ronaldo Si Pencetak Gol Terbanyak Madrid