Dua Perasaan Gelandang Jangkar Persib Usai Lolos ke Final

oleh Erwin Snaz diperbarui 11 Okt 2015, 16:20 WIB
Gelandang Persib Bandung, Hariono merasa sedih dan juga bahagia usai timnya memastikan lolos ke final Piala Presiden. (Bola.com/Arief Bagus Prasetiyo)

Bola.com, Bandung - Gelandang bertahan Persib Bandung, Hariono menyesal dirinya mendapat kartu merah pada putaran kedua semifinal Piala Presiden melawan Mitra Kukar, Sabtu (10/10/2015) malam di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang.

Meski begitu, ia bersyukur kartu merah yang didapatnya tidak lantas membuat Pangeran Biru gagal melangkah ke final pada 18 Oktober mendatang.

Advertisement

"Menyesal juga dapat kartu merah tapi alhamdulillah Persib tetap bisa ke final. Saya salut dengan perjuangan keras teman-teman," ujar Hariono.

Pemilik nomor punggung 24 ini mengaku bahwa pelanggaran yang dilakukannya kepada striker Carlos Raul Sciucatti tidak disengaja. Namun ia bisa menerima jika pelanggaran yang dilakukannya itu mungkin dianggap mencederai fair play dan ia bisa menerima keputusan wasit Handri Kristanto.

Kabar baiknya, pemain asal Sidoarjo ini dipastikan tetap bisa bermain di laga final nanti. Pasalnya pihak penyelenggara turnamen Piala Presiden, Mahaka Sport and Entertainment memberlakukan aturan bahwa tim yang lolos ke final semua kartu diputihkan, baik kartu kuning maupun kartu merah.

Mendengar kabar itu, Hariono mengaku senang dan siap berhadapan dengan tim manapun pada laga final nanti. "Benar ada pemutihan? Kalau begitu saya bisa main. Mudah-mudahan saya diberi kepercayaan sama pelatih. Siapapun lawannya saya siap. Mudah-mudahan Persib juara," ucap Hariono.

Baca juga :

"Persib ke Final, 3 Miliar di Depan Mata, Bonus Besar Pasti Ada"

Persib Lolos ke Final, #PersibDay Jadi Trending Topic

Nobar Persib di Soreang: Depan Toko, Layar Tancap, Manjat Pohon