Barito Dukung Hansamu Yama dan Paulo Sitanggang ke Bali United

oleh Gatot Susetyo diperbarui 03 Nov 2015, 14:40 WIB
Paulo Sitanggang didukung oleh pelatih Pra PON Kalsel Mundari Karya dan manajemen Barito Putera untuk memperkuat Bali United Pusam. (Bola.com/Ahmad Latando)

Bola.com, Banjarmasin - Arema Cronus dan Persipasi Bandung Raya sepertinya siap-siap gigit jari terkait rencana mereka meminjam Hansamu Yama Pranata. Pasalnya, manajemen PS Barito Putera lebih setuju bila bek tengah eks Timnas U19 itu bergabung dengan Bali United Pusam bersama Paulo Sitanggang.

Alasan historis menjadi latar belakang keputusan klub berjulukan Laskar Antasari tersebut. "Arema sudah mengirim surat resmi meminjam Hansamu. Bali United juga lebih dulu mengajukan proposal ingin memakai Hansamu dan Paulo Sitanggang. Kami lebih condong dengan BUP. Dari sisi historis, kedua pemain itu lebih dekat dengan pelatih Indra Sjafri yang pernah melatih anak-anak di Timnas U-19," ungkap Syarifuddin Ardasya, Asisten Manajer Barito Putera.

Advertisement

Selain faktor sejarah, lanjut Syarifuddin Ardasya, manajemen juga sepakat dengan pelatih tim Pra PON Kalsel, Mundari Karya yang menyarankan agar Hansamu dan Paulo Sitanggang dipinjamkan di klub yang memberi kesempatan mereka bermain lebih banyak di Piala Jenderal Sudirman nanti.

"Mereka pemain muda yang masih butuh jam terbang. Makanya kami lebih nyaman bila keduanya bergabung dengan BUP. Ini sesuai dengan kepentingan tim Pra PON Kalsel. Jika sering main, apalagi dapat jaminan jadi pemain inti ini juga akan menguntungkan tim Kalsel. Karena Mundari ingin Hansamu dan Paulo tetap terasah, sehingga saat kualifikasi PON nanti, mereka siap dipakai," paparnya.

Syarifuddin Ardasya juga tak menampik bila Hansamu sempat ke Jakarta menemui Muly Munial terkait peminjaman PBR. "Beberapa hari lalu Hansamu memang ke Jakarta bertemu Muly. Tapi PBR belum bersurat soal peminjaman Hansamu. Kami lebih mempertimbangkan tim yang lebih serius terhadap pemain Barito," ujar Syarifuddin Ardasya.

Rencana Bali United Pusam mengumpulkan eks pemain Timnas U-19 cukup besar, sebab mereka ingin membangun tim dengan pemain muda untuk jangka panjang.