Bisnis Online Istri Jadi Andalan Gelandang Persela yang Satu Ini

oleh Zaidan Nazarul diperbarui 30 Jan 2016, 11:45 WIB
Arif Ariyanto memilih menolak panggilan bergabung lagi dengan Persela. Arif lebih tertarik mempersiapkan bisnis pakaian. Untuk sementara ia mengandalkan pemasukan dari bisnis sang istri. (Bola.com/Zaidan Nazarul)

Bola.com, Sidoarjo - Gelandang sayap kiri Persela Lamongan, Arif Ariyanto, dalam waktu dekat belum berniat bergabung lagi dengan tim berjulukan Laskar Jaka Tingkir itu. Pemain yang pernah dibesarkan Persebaya itu mengaku masih enggan menginjakkan kaki ke Lamongan sebelum kompetisi diputar.

Sikap itu kabarnya dipicu match fee yang diberikan Persela kepada pemain terlalu kecil, Rp 425 ribu, per pertandingan. Bila dibandingkan dengan cucuran keringat serta risiko cedera yang bisa menghampirinya, jumlah itu dianggap tak sepadan.

Namun, kabar itu dibantah Arif. Gelandang kidal itu menyatakan saat ini belum mantap kembali ke Persela karena ada beberapa hal yang tidak bisa ia ungkapkan ke publik.

Arif memang sempat dihubungi pelatih Persela, Didik Ludianto, karena ia termasuk salah satu pemain yang diharapkan kembali bergabung. Namun, Arif menolak panggilan itu.

Pemain asal Sukodono, Sidoarjo, ini memilih menganggur lantaran belum mendapatkan tawaran dari tim lain. Itulah mengapa saat ini Arif hanya mengandalkan penghasilan bisnis pakaian online yang ditekuni sang istri.

"Kami masih memiliki tabungan, tapi selama penghasilan istri sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, tidak perlu ambil dari tabungan," jelas ayah dua anak ini.

Advertisement

Arif rencananya akan menggunakan uang tabungan tersebut untuk membuka toko pakaian di kawasan Sidoarjo. Tidak dalam waktu dekat, melainkan akhir tahun nanti.

Meski uang di tabungannya mencukupi untuk membuka usaha ini, ia sengaja memilih akhir tahun 2016 karena masih ingin mempelajari lebih detail mengenai bisnis tersebut. Hal itu dilakukan karena ia tak mau merugi di bisnis pertamanya dan akhirnya mengalami kebangkrutan.

"Saya ingin punya penghasilan lain di luar sepak bola. Usaha inilah yang akan saya pakai untuk menyambung hidup setelah gantung sepatu nanti. Itulah mengapa saya tidak boleh gegabah kala memutuskan mulai usaha ini," tuturnya.

Meski tak tergabung dalam tim manapun, Arif masih rutin latihan. Bersama pemain asal Sidoarjo lainnya, ia tergabung dalam tim 81 FC. Tim ini memiliki pemain yang berasal dari latar belakang berbeda. Ada yang dari ISL seperti Arif, Divisi Utama (Persida), dan Liga Nusantara (Deltras).

Tim 81 FC muncul bila kompetisi belum diputar sebagai solusi mencari keringat bersama di masa vakum kompetisi. Mereka juga melayani klub ISL yang membutuhkan partner beruji coba.