Gede Widiade: Surabaya United Tidak Akan Kolaps

oleh Zaidan Nazarul diperbarui 10 Feb 2016, 11:00 WIB
CEO Surabaya United, Gede Widiade optimistis timnya tetap bisa eksi meski ditinggal banyak pemain. (Bola.com/Zaidan Nazarul)

Bola.com, Surabaya - Manajemen dan tim pelatih Surabaya United yakin tetap kukuh meski ditinggalkan banyak pemain. Hal itu disampaikan manajemen dan pelatih Surabaya United setelah dikabarkan mengalami krisis finansial.

CEO Surabaya United Gede Widiade mengatakan, timnya tidak akan pernah kolaps meski saat ini sedang dihantam badai menyusul kepindahan sejumlah pemain senior ke klub lain. Ia menyebutkan, dana Surabaya United masih cukup hingga beberapa musim ke depan.

Satu hal lagi, manajemen Surabaya United sangat yakin tim besutan Ibnu Grahan masih sanggup bersaing dengan tim ISL, meski saat ini dihuni mayoritas pemain muda. Pasalnya, sejumlah pemain muda yang musim lalu belum matang, tahun ini diyakini sudah bisa diandalkan.

Pelatih Surabaya United Ibnu Grahan menambahkan, pemain muda potensial yang kini tengah ia poles bakal meledak musim ini. Mereka akan menjadi tumpuan tim ini sepanjang tahun 2016 ini.

Pemain yang digadang-gadang bakal menjadi andalan Surabaya United adalah enam pemain jebolan Timnas U-19 era Indra Sjafri, Zulfiandi, Ilham Udin Armaiyn, Putu Gede Juni Antara, Fatchu Rochman, Sahrul Kurniawan, dan Hargianto. Nama pemain terakhir adalah salah satu yang dipercaya akan menjadi salah satu yang bakal bersinar tahun ini.

Advertisement

Keyakinan itu didasari oleh penampilan Hargianto dalam dua uji coba terakhir. Pemain asal DKI Jakarta itu menunjukkan perkembangan yang sangat pesat. Tak hanya kemampuannya yang meningkat drastis, Hargianto memperlihat kebugaran fisiknya lebih baik dibanding sepanjang tahun lalu.

Selain Hargianto, masih ada Fitra Ridwan. Pemain asal Aceh yang musim lalu membela Gresik United ini digadang-gadang bakal menggantikan peran Evan Dimas Darmono sebagai jenderal lapangan tengah. Maklum, meski sama-sama mungil layaknya Evan, pemain yang beroperasi sebagai gelandang serang ini mempunyai kemampuan individu di atas rata-rata.

Selain berteknik tinggi, sang pemain juga memiliki umpan-umpan akurat. Fitra juga pandai membaca permainan lawan layaknya Evan Dimas. Kelebihan lainnya, permainan Fitra lebih efektif ketimbang Evan yang lebih doyan membawa bola.

Di posisi belakang dan kiper, Surabaya United juga masih memiliki Otavio Dutra, Fastabiqul Khoirot, Sahrul Kurniawan, Heri Setiawan. Tiga pemain terakhir memang masih berusia belia, namun mereka memiliki kemampuan tak kalah baik dengan para seniornya yang memilih hijrah.

Untuk kiper, Surabaya United masih mempunyai Thomas Ryan Bayu, Bayu Cahyo, dan Dedi Iman. Ketiga kiper ini sudah terbukti kualitasnya. Meski bukan kiper timnas, kemampuan ketiganya tak perlu diragukan.

“Saya sangat optimistis tim ini masih sangat kompetitif. Lihat saja, tim ini siap meledak ketika turun di turnamen nanti,” ujar Ibnu.