Tanpa Winglet, Ducati Tetap Pede

oleh Yus Mei Sawitri diperbarui 07 Jul 2016, 10:45 WIB
Perangkat aerodinamika, winglet, resmi dilarang digunakan di MotoGP mulai musim 2017. (AFP)

Bola.com, Bologna - Ducati tetap optomistis menyambut musim 2017 meski otoritas MotoGP telah resmi melarang penggunaan winglet. Keputusan yang akan berlaku pada musim depan tersebut juga diyakini tak akan menghambat potensi rider baru mereka, Jorge Lorenzo.

Advertisement

Penggunaan winglet yang awalnya diperkenalkan oleh Ducati memang mengundang banyak kontroversi, terutama terkait faktor keselamatan. Tim-tim besar sudah mencoba memakai perangkat aerodinamika tersebut. Namun, protes tetap bermunculan, antara lain dari pebalap Yamaha Valentino Rossi dan rider Honda, Marc Marquez.

Protes tersebut akhirnya menuai hasil. Winglet resmi dilarang di MotoGP mulai musim depan. Sebelumnya, winglet juga sudah dilarang di arena Moto2 dan Moto3.

“Saya yakin tahun depan kami bisa memiliki motor yang kompetitif, meskipun tanpa winglet,” kata bos Ducati, Gigi Dall’Igna, seperti dilansir AS, Rabu (6/7/2016).

Meski menerima pelarangan winglet, Dall’Igna tetap mengekspresikan kekecewaannya. Dia merasa tim-tim lain sengaja melakukan segala hal supaya winglet tak lagi bisa digunakan di MotoGP.

“Pertama rival meniru kami dan kemudian memaksa supaya mengubah peraturan (soal winglet). Menurut saya, ketika Ducati unggul dalam hal aerodinamika, mereka ingin perangkat ini dilarang, dengan alasan yang mengada-ada, keamanan,” beber Dall’Igna.

“Kami meyakini, sayap malah membuat motor sangat aman, bukan sebaliknya. Menjaga roda depan tak terangkat. Pernah ada beberapa insiden dan sejumlah pebalap terlibat, namun tak ada konsekuensinya (terluka gara-gara winglet). Keamanan atau keselamatan adalah alasan yang dibuat oleh mereka yang menginginkan winglet dilarang,” imbuh CEO Ducati tersebut.

Berita Terkait