Jorge Lorenzo Bertaruh dengan Manajer Pedro Acosta: Maverick Vinales Bisa Jadi Pembalap KTM Terbaik

Jorge Lorenzo memasang ekspektasi tinggi kepada Maverick Vinales untuk MotoGP 2026, seiring dimulainya kerja sama keduanya di proyek Red Bull KTM Tech3.

Bola.com, Jakarta - Jorge Lorenzo memasang ekspektasi tinggi kepada Maverick Vinales untuk MotoGP 2026, seiring dimulainya kerja sama keduanya di proyek Red Bull KTM Tech3.

Jorge Lorenzo akan bertindak sebagai mentor bagi Maverick Vinales dan sudah menyiapkan program latihan musim dingin yang intens.

Maverick Vinales bertekad kembali bersaing di barisan depan MotoGP setelah sejak 2019 tak pernah finis lebih baik dari posisi keenam klasemen akhir.

Musim perdananya bersama KTM pada 2025 berjalan sulit karena dibekap cedera, membuatnya terdampar di posisi ke-18 klasemen.

Namun, hasil akhir tersebut dinilai tak sepenuhnya mencerminkan performanya. Ia justru menjadi pembalap pertama yang mampu beradaptasi dengan motor RC16 dan menemukan keseimbangan yang tepat.

 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Taruhan dengan Manajer Pedro Acosta

Jorge Lorenzo menilai kunci bagi Maverick Vinales untuk naik level adalah kekuatan mental. Meski demikian, juara dunia tiga kali itu menunjukkan keyakinan besarnya lewat sebuah taruhan dengan Albert Valera, manajer Pedro Acosta.

Pada 2025, Acosta menjadi pembalap KTM terbaik. Rider 21 tahun itu finis impresif di peringkat keempat klasemen dengan koleksi 12 podium, termasuk Sprint Race pada paruh kedua musim. Ia juga sangat dominan ketimbang rekan setimnya, Brad Binder, dalam sesi kualifikasi.

Meski belum meraih kemenangan perdananya di kelas utama, Acosta menunjukkan mentalitas baru yang membantunya konsisten bertarung di barisan depan.

Lorenzo mengungkapkan bahwa ia dan Valera bertaruh makan malam di setiap balapan untuk melihat siapa yang finis lebih baik sepanjang musim 2026.

“Saya punya taruhan dengan Albert Valera, manajer Pedro Acosta. Kami bertaruh makan malam di setiap balapan untuk melihat siapa yang finis di depan,” ujar Lorenzo dalam kanal YouTube jurnalis Manuel Pecino.

 

 

 

 

Aroma Rivalitas Internal KTM

Ambisi Lorenzo jelas: menjadikan Vinales sebagai pembalap utama KTM pada 2026. Artinya, ia harus menggusur Acosta dari status tersebut, misi yang tentu tidak mudah.

Namun, Vinales yakin dengan bantuan Lorenzo ia bisa kembali meraih kemenangan dan menantang para pembalap baris depan bersama KTM.

Jika program latihannya membuahkan hasil, bukan tidak mungkin ia menjadi ancaman serius bagi Acosta dan memanaskan tensi internal pabrikan Austria itu sejak awal musim.

Video Populer

Foto Populer