Djanur Makin Mantap Boyong Playmaker Argentina ke Persib

oleh Erwin Snaz diperbarui 29 Agu 2016, 17:30 WIB
Marcos Flores, playmaker asal Argentina yang disebut-sebut bakal diboyong Djadjang Nurdjaman ke Persib. (Sportal)

Bola.com, Bandung - Pelatih Persib Bandung, Djadjang Nurdjaman terus memburu pemain asing tambahan untuk memperkuat pasukannya di putaran dua turnamen Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 presented by IM3  Ooredoo, medio September nanti.

Advertisement

Bidikan striker menjadi hal yang utama bagi Djanur sapaan akrabnya. L'Imam Seydi asal Prancis dan Thales Malghaes asal Brasil gugur setelah  beberapa hari ikut trial bersama Persib. Kini, Persib pun dilamar pemain asing Prancis lainnya, Claude Gnakfa.

"Ya, dia (Gnakfa) sudah di sini (Bandung), daripada tidak ada aktivitas, jadi dia latihan didampingi Pak Yaya (pelatih fisik), sebagai awal masa trial," ujar Djanur, Senin (29/8/2016) di Bandung.

Diakui Djanur, pelatih fisik, Yaya Sunarya memang telah diintruksikan untuk melihat kemampuan Gnakfa di lapangan dan rencananya baru akan dilihat Djanur pada Rabu (31/8/2016) nanti.

"Nanti akan saya lihat langsung kemampuannya pada Rabu, sekalian latihan bersama anak-anak. Untuk  sementara striker yang melamar baru pemain yang satu ini, yang sebelumnya sudah saya pulangkan," jelas Djanur.

Diakui Djanur, jika tidak menemukan striker yang diharapkannya, maka ia langsung akan merekrut playmaker yang sudah diincar sejak dulu. Sang gelandang serang disebut sang mentor pernah memperkuat klub Australia, Central Coast Marinir, Australia, yang jadi lawan Maung Bandung di turnamen Piala Menpora dua tahun silam.

"Sang playmaker pernah menjebol gawang Persib," kata Djanur memberi kode.

Ketika disinggung pemain tersebut adalah Marcos Flores, pelatih berusia 51 tahun ini enggan memerincinya. Saat ini pemain asal Argentina tersebut bermain di klub semi pro, Tjigebar United. Potensi Tim Pangeran Biru menggaetnya amat besar.

"Ya, tunggu saja. Karena saya sedang fokus mencari striker dulu. Kalau tidak menemukan striker, sudah pasti  saya akan rekrut sang pengatur serangan tanpa perlu melakukan tes karena sudah tahu benar kemampuannya,"  kata Djadjang Nurdjaman.