Legenda Hidup Bulutangkis Hadiri Peresmian GOR PB Jaya Raya

oleh Vitalis Yogi Trisna diperbarui 15 Sep 2016, 14:15 WIB
Legenda hidup bulutangkis dunia, Susi Susanti, menghadiri acara peresmian GOR Jaya Raya di Bintaro Jaya, Tanggerang Selatan, Banten, Kamis (19/9/2016). Saran olahraga ini dibangun di atas lahan seluas 1,3 hektar. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)
Juara All England delapan kali, Rudy Hartono, memberikan sambutan saat peresmian GOR Jaya Raya. Persemian ini juga dalam rangka peringatan ulang tahun ke-40 PB Jaya Raya. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)
Para mantan anak didik PB Jaya Raya mulai dari Susi Susanti, Markis Kido, Chandra Wijaya dan Hendra Setiawan menghadiri peresmian GOR Jaya Raya. Keempatnya pernah meraih medali emas Olimpiade untuk Indonesia. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)
Menpora, Imam Nahrawi, bersama Ketua Pembina Yayasan Pembangunan Jaya Raya, Ciputra, meresmikan GOR Jaya Raya. Pusat pembinaan bulutangkis ini dikhususkan untuk melatih atlet berusia 12 hingga 18 tahun. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)
Menpora, Imam Nahrawi, bersama Ketua Pembina Yayasan Pembangunan Jaya Raya, Ciputra, meresmikan GOR Jaya Raya. Dengan gedung baru ini, PB Jaya Raya akan menyelenggarakan turnamen bertaraf international setiap tahunnya. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)
Suasana hall di GOR Jaya Raya. Gedung olahraga bulutangkis ini terdiri dari 16 lapangan dengan kapasitas penonton mencapai 500 orang. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)
Suasana perpustakaan di GOR PB Jaya Raya. Nantinya asrama dengan tiga lantai ini selain melatih atlet menjadi pebulutangkis juga akan mengajarkan mereka pendidikan enterpreneur untuk bekal masa depannya. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)
Suasana ruangan kelas dari GOR Jaya Raya. PB Jaya Raya nantinya akan mendidik sekitar 132 atlet bulutangkis dengan 10 ruangan kelas dan 50 kamar tidur. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Berita Terkait