PON 2016: Kalahkan Susanto Megaranto, Pecatur DKI Sabet Emas

oleh Erwin Snaz diperbarui 15 Sep 2016, 19:20 WIB
Pecatur, Azarya Jodi Setyaki, berhasil menyabet medali emas di nomor catur kilat perorangan putra PON Jabar 2016, Kamis (15/9/2016). (Bola.com/Erwin Snaz)

Bola.com, Bandung - Atlet catur DKI Jakarta, Azarya Jodi Setyaki, menyambet medali emas pertama di nomor catur kilat perorangan putra PON Jabar 2016 setelah mengalahkan pesaing beratnya, Susanto Megaranto, dari Jawa Barat.

Raihan emas ini sekaligus menjadi kemenangan pertama Azarya setelah pada empat pertemuan sebelumnya di berbagai kejuaraan selalu kalah dari Susanto. Yang lebih istimewa, ini adalah pengalaman pertama Azarya tampil di arena PON.

Advertisement

"Saya senang banget dapat emas karena ini PON pertama kali yang saya ikuti dan mengalahkan pesaing berat saya, Susanto," seloroh Azarya sambil tersenyum usai pertandingan di Hotel Savoy Homann, Bandung, Kamis (15/9/2016).

Azarya mengaku tak menduga bisa mengalahkan grand master (GM) seperti Susanto. Dia pun menyebut kemenangan ini menjadi modal positif menghadapi pertandingan untuk nomor-nomor selanjutnya. 

"Susanto itu lawan yang paling berat bagi saya. Dia orangnya ulet tapi saya menghadapinya dengan tenang saja. Begitu ada kesempatan saya ambil. Mungkin itu kunci kemenangan saya kali ini," ujar Azarya.

Azarya menambahkan target utama di PON XIX 2016 ini memang mengalahkan lebih dulu Susanto. "Lima kali bertemu, empat kali kalah dan sekarang menang," ujar Azarya. 

"Kalau di nomor standar belum pernah menang. Tapi dengan menang lawan Susanto, kepercayaan diri saya semakin bertambah. Mudah-mudahan di nomor-nomor lainnya bisa dapat emas," ucap Azarya penuh harap.