Peran 5 Pemain Kunci Guardiola di Manchester City

Bukan tanpa alasan Guardiola bisa memenangi empat laga pertama di ajang Premier League.

BolaCom | Arinaldo Habib PratamaDiterbitkan 17 September 2016, 14:45 WIB
5. Josep Guardiola - 2 gelar Liga Champions, Barcelona (2009 dan 2011). (AFP/Lluis Gene)

Bola.com — Manajer Pep Guardiola sejauh ini mampu mencatatkan performa menawan bersama Manchester City. Khusus di ajang Premier League 2016-2017, mantan pelatih Barcelona tersebut mampu meraih empat kemenangan beruntun. 

Hingga pekan keempat, City kukuh di puncak klasemen sementara Premier League dengan poin 12 dari empat laga. Pada pertandingan berikutnya, The Citizens bakal menghadapi Bournemouth, di Dean Court, Sabtu (17/9/2016). 

Advertisement

Terkait penampilan gemilang City, keberhasilan Guardiola tentu tidak terlepas dari peran para pemain kunci tim. Tercatat, setidaknya ada lima sosok kunci yang menjadi roh permainan skuat Manchester Biru asuhan Guardiola. 

Siapa saja permain tersebut. Berikut ini adalah ulasannya: 

Penyerang Manchester City, Sergio Aguero, merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Borussia M'Gladbach pada laga Liga Champions di Stadion Etihad, Manchester, Inggris, Kamis (15/9/2016). City menang 4-0 atas Gladbach. (Reuters/Phil Noble).

1. Sergio Aguero

Aguero beberapa waktu lalu sempat mengaku senang bisa bekerja sama dengan Guardiola. Menurut dia, "Berdasar gaya bermain saya, dia (Guardiola) adalah orang yang paling membantu membuat saya menjadi pemain yang lebih baik."

Pada awal musim, Guardiola dikabarkan secara khusus meminta Aguero untuk tidak hanya menunggu bola, tetapi juga mencari ruang-ruang terbaik di lini tengah. Menurut sang pelatih, hal tersebut penting agar Aguero dapat menjemput serta merebut bola, bahkan kalau perlu turut serta membantu pertahanan ketika diserang lawan. 

Alhasil, nasihat itu berbuah manis. Pada musim ini, Aguero kembali tercatat sebagai salah satu bomber haus gol di Premier League. Dari tiga pertandingan, ia sudah mencetak tiga gol. Total, ia telah menorehkan sembilan gol dalam sembilan laga di semua ajang. 


Kevin de Bruyne

Gelandang Manchester City Kevin de Bruyne (Reuters)

2. Kevin de Bruyne

Kedatangan Guardiola dianggap menjadi salah satu faktor yang bisa memaksimalkan kemampuan Kevin de Bruyne. Sebab, gelandang asal Belgia tersebut sebelumnya sempat melempem ketika mengawali karier bersama Chelsea. 

Saat City dilatih Manuel Pellegrini, De Bruyne memang sudah melihatkan kemampuan terbaiknya di dalam lapangan. Namun, begitu Guardiola mengambil alih tugas pelatih utama, performa sang pemain pun kian mengkilap. 

Bersama Guardiola, De Bruyne kini diberi kebebasan di lapangan tengah. Salah satu contoh peran vital De Bruyne bisa dilihat ketika City mampu mengalahkan Manchester United, 2-1, di Old Trafford, Sabtu (10/9/2016). 

Bruyne punya kecepatan pada saat menggiring bola bola. Meski ketika memainkan taktik false 9 jarak antar pemain City lebih longgar, Bruyne bisa memanfaatkannya ruang tersebut untuk membangun skema lewat serangan balik. 


David Silva

Gelandang Manchester United, David Silva, berebut bola dengan gelandang West Ham, Enner Valencia. Kemenangan ini mengantar The Citizens ke puncak klasemen Premier League. (Reuters/Carl Recine)

3. David Silva

David Silva mengaku mendapat peran baru dari Guardiola, yaitu lebih fokus mengalirkan bola di lapangan tengah. Sebelumnya, saat City masih dilatih Pellegrini, gelandang asal Spanyol tersebut terkadang ikut turun membantu pertahanan. 

Ketika menghadapi Sunderland, misalnya. Silva menjadi salah satu pemain yang paling sering mengalirkan umpan kepada barisan depan. Kemampuan sang pemain membaca arah bola pun sangat baik pada pertandingan tersebut. 

Menurut catatan Transfermarkt, pada musim 2016-2017, Silva sudah menciptakan satu assist dan satu gol dalam empat pertandingan. Total, pemain berusia 30 tahun tersebut telah menorehkan 91 assist dan 44 gol dalam 266 laga. 


Fernandinho

Proses terjadinya gol yang dicetak gelandang Manchester City, Raheem Sterling, ke gawang West Ham. Gol kemenangan City dicetak oleh Raheem Sterling dua gol dan Fernandinho satu gol. (Reuters/Darren Staples)

4. Fernandinho

Pemain yang berposisi sebagai gelandang ini sempat menggantikan Ilkay Gundogan, yang harus absen selama tiga pertandingan karena cedera. Penampilan pemain asal Brasil tersebut pun langsung mendapat pujian dari Guardiola. 

"Menurut saya, Fernandinho adalah pemain yang bisa bermain di banyak posisi. Dia adalah pemain yang lincah dan gesit, pintar, agresif, dan kuat dalam duel udara," jelas Guardiola.

Selain gelandang tengah, Fernandinho juga terkadang mendapatkan peran sebagai gelandang bertahanan. Pada saat menghadapi Manchester United di Old Trafford, akurasi umpan berhasil pemain berusia 31 tahun itu pun mencapai 92 persen. 


Raheem Sterling

Gelandang Manchester United, Juan Mata, sedang mengawal pergerakan Raheem Sterling dalam laga Manchester Derby, Minggu (25/10/2015) malam WIB. (Reuters / Jason Cairnduff)

5. Raheem Sterling

Guardiola memberikan posisi winger kanan kepada Sterling dalam pertandingan melawan Steaua Bucarest di ajang Kualifikasi Liga Champions. Kepercayaan tersebut kemudian dianggap menjadi titik balik bangkitanya performa sang pemain. 

Tercatat, ia berkontrobusi terhadap gol pertama dan kedua yang dicetak Sergio Aguero dan David Silva, pada pertandingan tersebut. Total, pada musim 2016-2017, Sterling sudah menorehkan lima assist dan dua gol dalam enam laga. 

Ketika ditanya seberapa besar peran Sterling dalam tim, Guardiola pun mengatakan,  "Dia adalah pemain yang fantastis. Ia cepat, memiliki etos kerja yang baik, juga dapat bermain dalam berbagai posisi di lini depan, seperti di kanan, kiri, ataupun tengah," ujar Pep.

Sumber: Berbagai sumber

Saksikan cuplikan pertandingan dari Liga Inggris, La Liga, Liga Champions, dan Liga Europa, dengan kualitas HD di sini