Iannone Batal Tampil di MotoGP Aragon

oleh Andhika Putra diperbarui 25 Sep 2016, 11:45 WIB
Pebalap Ducati, Andrea Iannone. (AFP/Oli Scarff)

Bola.com, Aragon - Pebalap Ducati, Andrea Iannone, batal tampil pada MotoGP Aragon akhir pekan ini. Rider asal Italia itu masih merasakan sakit pada punggung dan belum sanggup menjalani balapan selama 23 lap.

Iannone sempat mengikuti sesi latihan bebas pertama (FP1) MotoGP Aragon. Saat itu dia mencatatkan waktu 1 menit 49,601 detik dan berada di urutan keenam.

Advertisement

Walau catatan waktunya tak begitu buruk, Iannone memutuskan batal turun di MotoGP Aragon. Kondisi fisik yang belum 100 persen bugar memaksa rider yang musim depan akan bergabung dengan Suzuki itu harus kembali menjalani perawatan.

“Mengenai sesi latihan bebas pertama, sebenarnya saya tidak apa-apa. Performa saya dengan motor juga bagus. Begitu juga dengan trek, saya mengendarai motor dengan sangat baik dan cepat. Saya tidak mengubah ban hingga akhir. Hal itu tentu sangat bagus sekali,” kata Iannone dikutip dari Crash, Minggu (25/9/2016).

"Namun, saya sama sekali tidak memiliki energi yang cukup untuk mengendarai motor dalam waktu lama. Balapan kali ini harus melewati 23 putaran, dan setelah tiga atau empat lap, sangat penting untuk kembali ke pit untuk memulihkan kondisi dan sedikit bersantai selama lima menit,” sambungnya.

Sebelumnya Iannone juga hanya menjadi penonton pada pada balapan MotoGP San Marino, beberapa waktu lalu, karena mengalami cedera. Tulang vertebra ketiga pebalap berusia 27 tahun itu dinyatakan retak setelah mengalami crash pada sesi latihan bebas pertama.

Tim dokter memprediksi Iannone harus istirahat setidaknya selama 25 hari. Pada sesi FP1 MotoGP Aragon, Iannone menggunakan pain killers untuk menghilangkan rasa sakit pada tubuhnya, tapi hal itu tampaknya tak terlalu berpengaruh.

“Saya sempat mengalami sakit saat akan mengerem, dan melakukan akselerasi, serta ketika mengubah arah motor. Kami sering menggunakan tubuh untuk mengendalikan motor, dan saat ini sangat sulit untuk mengontrol motor 100 persen,” ujar Iannone.

“Saya rasa situasi ini sangat sulit untuk balapan. Memang menggunakan pain killers terasa lebih baik. Namun, setelah balapan kondisi saya akan semakin buruk. Jadi, saya memilih untuk berhenti, dan memulihkan kondisi bersama pelatih pribadi mulai Senin,” lanjutnya.