Ada Skor 149-0, Ini 5 Partai Banjir Gol Antarklub di Dunia

oleh Arinaldo Habib Pratama diperbarui 27 Sep 2016, 12:50 WIB
Penyerang Villarreal, Jonathan Pereira (kanan) berusaha melewati adangan bek Granada, Alexandre Coeff, pada laga La Liga, di Stadion Nuevo Los Carmenes, Granada, Andalusia (8/3/2014). Villarreal pernah menorehkan kemenangan 27-0 saat partai uji coba jelang bergulirnya Primera Division. (EPA/Miguel

Bola.com, Jakarta - Pada pertandingan sepak bola, kemenangan dengan skor besar menjadi hasrat tinggi para pemain. Meski sulit, tak sedikit keinginan tersebut menjadi kenyataan.

Pada pertemuan di level klub, skor-skor besar terkadang muncul tak hanya saat kompetisi resmi berlangsung. Sebagian kemenangan telak tersebut tercipta pada partai-partai persahabatan. Biasanya, hal itu didukung dengan kualitas lawan yang tak terlalu bagus.

Advertisement

Namun, tetap saja pertandingan berujung kemenangan besar, memberi kepuasan tersendiri bagi klub dan para pemain yang menuai catatan hebat itu. Berikut ini 5 partai antarklub di dunia yang berujung pada pesta gol.

2 dari 6 halaman

149-0

1. Skor 149-0
Peristiwa menghebohkan ini terjadi saat pertandingan AS Adema Vs SO l'Emyrne (SOE) pada ajang Liga Madagaskar, 31 Oktober 2002. Pemenang laga ini adalah AS Adema. Kedua tim bertemu untnuk memperebutkan juara liga di Antananarivo, ibukota Madagaskar.

Skor tersebut sebagai protes dari tim yang kalah, SO l'Emyrne, atas keputusan yang tidak adil dari wasit. Pada saat itu, otoritas Liga Madagaskar menggunakan format play-off untuk menentukan siapa yang berhak meraih trofi juara liga.

Sebelum partai kontroversial tersebut, gelar juara sudah dipastikan menjadi milik Adema. Latarnya, pesaing terdekat, yakni SOE ditahan imbang DSA Antananarivo dengan skor 2-2. Dua gol lawan lahir dari hadian penalti, yang dianggap kubu SOE berasal dari keputusan kontroversial sang pengadil.

SO l'Emyrne yang merasa dirugikan, dan masih harus bertanding di pertandingan terakhir yang tidak menentukan, kemudian memutuskan untuk menembak bola ke gawang sendiri setiap kick off dimulai.

Hal ini sempat berbuah perdebatan antara wasit dan pelatih SO l'Emyrne, namun mereka tetap melangsungkan aksi protes tersebut. Pertandingan tersebut membuat penonton jengkel, dan kemudian mereka berbondong-bondong pergi ke gerai tiket untuk mendapatkan pengembalian.

Akibat tindakan tersebut, federasi sepak bola Madagaskar memberikan hukuman kepada beberapa orang. Pelatih SOE, Zaka Be dihukum 3 tahun. Sementara tiga pemain yang mendapat hukuman adalah Kapten SOE , Manitranirina Andrianiaina, bek Nicolas Rakotoarimanana, dan kiper Dominique Rakotonandrasana.

3 dari 6 halaman

36-0

2. Skor 36-0
Skor tersebut terjadi pada pertandingan FC Infonet Tallinn kontra Virtsu Jalgpalliklubi, pada ajang Piala Liga Estonia, 15 Juni 215. Virtsu sendiri adalah tim dari sebuah kawasan yang hanya berpenduduk 500 orang.

Tertinggal 13-0 pada babak pertama, Virtsu menolak untuk mundur dari pertandigan. Di depan penonton yang berjumlah 83 orang, jumlah gol yang dicetak Infonet pada babak kedua mencapai 23 gol. Pemain FC Infonet yang merupakan bek timnas Estonia U21, Trevor Elhi, menjadi pencetak gol terbanyak dengan 10 gol.

4 dari 6 halaman

27-0

3. Skor 27-0
Klub asal Spanyol, Villarreal menuai kemenangan besar atas Navata dengan skor 27-0. Hal itu terjadi pada pertandingan persahabatan jelang La Liga 2009-2010. Penyerang Villareal, Jonathan Pereira menjadi pencetak gol terbanyak dengan 7 gol.

Selain itu ada juga Joseba Llorente dan Ruben Marcos, yang masing-maisng mencetak 4 gol. Mantan gelandang sayap Arsenal, Robert Pires, juga turut menyumbang 2 gol.

5 dari 6 halaman

79-0 dan 67-0

4. Skor 79-0 dan 67-0
Skor tersebut terjadi pada hari yang sama pada kompetisi amatir Nigeria. Plateau United Feeders mencukur Akurba FC dengan skor akhir 79-0. Pada waktu yang sama, tim Police Machine mengalahkan Babayaro FC degan mencetak 67 gol tanpa kebobolan.

Pada laga 11 Juli 2013 tersebut, ada alasan kuat bagi kedua tim pemenang. Plateau United Feeders dan Police Machine FC membutuhkan peringkat pertama untuk bisa naik ke divisi yang lebih tinggi pada pertandingan terakhir di liga amatir tersebut.

Melihat skor aneh tersebut, federasi sepak bola NIgeria memutuskan untuk membekukan 4 klub tersebut. Setelah itu, federasi melakukan investigasi kepada para pemain dan pejabat klub untuk menyelidiki tuduhan match fixing.

6 dari 6 halaman

36-0

5. Skor 36-0
Pada pertandingan yang berlangsung tanggal 12 September 1885 ini, Abroath mencetak 15 gol pada babak pertama, dan 21 gol pada babak kedua, ke gawang Bon Accord. Kedua tim bertemu pada turnamen Piala Skotlandia.

Wasit pada pertandingan tersebut, Dave Stormont, memberikan laporan unik. Sang pengadil mengungkapkan, kiper kedua tim tersebut tak bermain layaknya seorang pesepak bola. Dua kiper, yakni Jim Milne (Arbroath) dan Adrew Lornie (Bon Accord), justru berteduh di bawah payung penonton. Pencetak gol terbanyak pada pertandingan tersebut adalah John Petrie Jr, dengan koleksi 13 gol.

Sumber: Berbagai sumber

Saksikan cuplikan pertandingan dari Liga Inggris, La Liga, Liga Champions, dan Liga Europa, dengan kualitas HD di sini

Berita Terkait