MotoGP: Terjatuh, Marc Marquez Sebut Dirinya Bukan Mesin

oleh Muhammad Wirawan Kusuma diperbarui 24 Okt 2016, 16:35 WIB
Marc Marquez saat terjatuh pada balapan MotoGP di Sirkuit Phillip Island, Australia, Minggu (23/10/2016). (EPA/Tracey Nearmy)

Bola.com, Phillips Island - Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez, menyebut dirinya hanyalah manusia yang bisa membuat kesalahan seperti yang terjadi pada balapan MotoGP di Sirkuit Phillip Island, akhir pekan kemarin.

Advertisement

Pada balapan itu, Marquez terjatuh pada lap kesembilan di tikungan keempat. Dia mengaku terlambat melakukan pengereman. Akibatnya dia gagal melanjutkan balapan.

"Saya mencoba mengikuti jalur yang sama, tapi saya berakhir di tanah. Faktanya, saya minta maaf kepada tim setelah kembali ke garasi, karena itu kesalahan saya dan kami masih bertarung untuk gelar juara pabrikan," tutur Marquez seperti dikutip GP One, Senin (24/10/2016).

"Mereka tahu saya ingin membawa pulang hasil bagus, mencoba memenangkan balapan. Saya berbicara kepada Santi Hernandez dan dia mengatakan untuk tidak lupa saya juara dunia," tambahnya.

Kegagalan meraih poin pada balapan ini menjadi yang pertama buat Marquez sepanjang musim 2016. Sebelumnya, dia selalu menyentuh garis finis, termasuk ketika terjatuh pada balapan MotoGP Prancis.

"Saya pikir ini balapan yang bagus. Pada akhirnya, saya hanya manusia, bukan mesin. Anda bisa membuat kesalahan. Itu menjadi pelajaran yang bagus untuk MotoGP musim depan," kata Marc Marquez.

Berita Terkait