Zlatan Ibrahimovic Cekik Simon Kjaer saat MU Hadapi Fenerbache

oleh Vitalis Yogi Trisna diperbarui 04 Nov 2016, 09:45 WIB
Striker Manchester United, Zlatan Ibrahimovic, mencekik leher bek Fenerbahce, Simon Kjaer, pada laga Liga Europa di Sukru Saracoglu Stadium, Turki, Kamis (3/11/2016). MU kalah 1-2 dari Fenerbahce. (Reuters/Andrew Boyers)

Bola.com, Jakarta - Striker Manchester United, Zlatan Ibrahimovic, melakukan tindakan tidak terpuji dengan mencekik bek Fenerbache, Simon Kjaer, pada laga Liga Europa di Sukru Saracoglu Stadium, Turki, Kamis (3/11/2016) dini hari WIB. Kejadian ini bermula ketika Kjaer berhasil merebut bola yang sedang digiring Ibrahimovic.

Advertisement

Usai merebut bola, mantan bek AS Roma tersebut memberikan tangan mengajak Ibrahamovic bersalaman, namun upayanya ditolak oleh Ibra. Mantan bomber Paris Saint Germain itu malah naik pitam dengan mencekik leher dari Simon Kjaer.

Keduanya sempat beradu mulut sebelum akhirnya dipisahkan oleh pelatih Manchester United, Jose Mourinho yang berada didekat kejadian. Beruntung meski melakukan tindakan tidak terpuji, Zlatan Ibrahimovic berhasil lolos dari hukuman kartu.

Pada laga Liga Europa itu Manchester United kalah 1-2 dari Fenerbache. Gol kemenangan tuan rumah dicetak oleh Moussa Sow dan Jeremain Lens, sementara gol tunggal Setan Merah dibukukan oleh sang kapten, Wayne Rooney.

Striker Manchester United, Zlatan Ibrahimovic, mencekik leher bek Fenerbahce, Simon Kjaer, pada laga Liga Europa di Sukru Saracoglu Stadium, Turki, Kamis (3/11/2016). MU kalah 1-2 dari Fenerbahce. (Reuters/Osman Orsal)

Pelatih Striker Manchester United, Jose Mourinho melerai Zlatan Ibrahimovic, dengan bek Fenerbahce, Simon Kjaer, pada laga Liga Europa di Sukru Saracoglu Stadium, Turki, Kamis (3/11/2016). MU kalah 1-2 dari Fenerbahce. (Reuters/Murad Sezer)

Pelatih Striker Manchester United, Jose Mourinho melerai Zlatan Ibrahimovic, dengan bek Fenerbahce, Simon Kjaer, pada laga Liga Europa di Sukru Saracoglu Stadium, Turki, Kamis (3/11/2016). MU kalah 1-2 dari Fenerbahce. (Reuters/Murad Sezer)