ISC B: Perssu Menang WO, PSCS Vs PSIM Jadi Laga Hidup Mati

oleh Gatot Susetyo diperbarui 11 Nov 2016, 19:00 WIB

Bola.com, Sumenep - Keputusan Komdis yang menghukum PSIM Yogyakarta kalah WO membuat kubu Perssu Real Madura Sumenep semringah. Otomatis anak asuh Salahudin langsung lolos ke babak delapan besar mewakili Grup A ISC B.

Dengan tambahan tiga poin dari PSIM yang gagal menggelar pertandingan, 29 Oktober di AAU Adi Sucipto, Perssu mengantongi poin sepuluh. Laga pamungkas melawan Persiraja di Stadion Dimurtala Banda Aceh, Sabtu (12/11/2016) malam, tak lagi berpengaruh.

"Kami sudah dapat kabar dari PT GTS soal kemenangan WO atas PSIM. Tapi kami akan tetap fight melawan Persiraja. Karena kami ingin jadi juara grup seperti babak penyisihan awal lalu. Kami tak mau pilih-pilih lawan di delapan besar nanti," kata Junaidi, Direktur Teknik Perssu.

Advertisement

Satu tiket grup ini akan diperebutkan antara PSCS dengan PSIM yang akan bentrokan di Stadion Wijayakusuma Cilacap, Sabtu (12/11/2016) malam.
Posisi tuan rumah lebih diuntungkan. Dengan selisih satu poin lebih baik dari PSIM, Laskar Nusakambangan idealnya hanya butuh seri di partai ini.

"Namun kami tetap mengejar kemenangan. Jika hanya mematok target draw, ini malah bisa jadi bumerang. Karena PSIM pasti akan ngotot untuk mengalahkan kami untuk mendampingi Perssu," ucap Gatot Barnowo, pelatih PSCS.

Sebenarnya PSIM lebih dulu di atas angin. Mereka sempat mengumpulkan poin sepuluh dan tinggal melangkah ke fase lanjutan. Namun poin Laskar Mataram dikurangi tiga untuk membayar kegagalan menggelar laga jamuan dengan Perssu. Hanya kekemenanga yang mampu menyelamatkan peluang PSIM ke delapan besar.

"Kami pernah dikalahkan PSIM 3-1 di Yogyakarta. Kami ingin membalasnya. Tidak harus dengan skor yang sama. Yang penting kami menang, itu cukup untuk jadi modal ke delapan besar," tutur Bambang Tujiatno, Manajer Tim PSCS.