Syaiful Indra Cahya Lempar Sinyal Tinggalkan Arema

oleh Iwan Setiawan diperbarui 25 Feb 2017, 12:05 WIB
Syaiful Indra Cahya (belakang), melemparkan sinyal tinggalkan Arema FC. (Bola.com/Iwan Setiawan)

Bola.com, Solo - Kabar kurang sedap menghampiri Arema FC. Usai Piala Presiden 2017, mereka terancam kehilangan satu bek lagi. Dia adalah Syaiful Indra Cahya.

Kabar tersebut berembus kencang setelah sang pemain memposting status di media sosial. "Merantaulah jika di kotamu sendiri kamu tidak dihargai," tulis Indra.

Status itu cukup sensitif. Sebab, selama Piala Presiden berjalan dia baru main satu kali sebagai starter. Pelatih Aji Santoso lebih mempercayakan posisi bek kanan kepada Beny Wahyudi yang lebih senior.

Advertisement

Mendengar dirinya dikabarkan akan hengkang, jebolan Persema Junior ini tidak ragu memberikan jawaban. "Semua tergantung nanti setelah Piala Presiden," tegasnya.

Kontrak Indra di Arema memang berakhir pada Maret mendatang sehingga dia bisa hengkang dengan status bebas transfer. Namun bek 24 tahun ini tidak memungkiri kalau masih diharapkan untuk bertahan. "Saya asli Malang, orang tua saya ingin tetap di Arema karena bisa kumpul terus dengan keluarga," jelasnya.

Beberapa waktu lalu, dikabarkan dia didekati oleh klub lamanya, Sriwijaya FC. Kebetulan tim asal Palembang itu baru memiliki satu bek kanan Gilang Ginarsa. Peluang untuk bermain pun kabarnya lebih besar ketimbang Arema.

Jika memang dia benar-benar hengkang, proses perpindahan Indra menyerupai bek muda Ryuji Utomo. Sebab, keduanya memilih klub lain demi mencari kesempatan main yang lebih banyak.

Bedanya, Ryuji pulang kampung memperkuat Persija Jakarta. Sedangkan Indra justru meninggalkan kampung halamannya, Malang untuk merantau lagi. Jebolan timnas U-23 ini justru lebih moncer ketika memperkuat tim di luar Malang, seperti Persik Kediri, Persija Jakarta, dan Sriwijaya FC.

Bagi Arema, kehilangan Syaiful Indra membuat mereka semakin krisis pemain belakang. Tim Singo Edan tidak punya lagi stok pelapis di posisi stoper dan bek kanan. .