Trofi Deportivo La Coruna dan Penghancur Mimpi Real Madrid

oleh Okky Herman Dilaga diperbarui 12 Mar 2017, 14:33 WIB
Baju resmi Deportivo La Coruna yang dijual di toko resmi klub. (Bola.com/Okky Herman Dilaga)

 

Laporan langsung jurnalis Bola.com, Okky Herman Dilaga, dari La Coruna, Spanyol Pendukung setia Deportivo La Coruna tidak akan mudah melupakan tanggal 19 Mei 2000. Pada tanggal tersebut, klub kebanggaan warga Galicia itu untuk kali pertama menjuarai kompetisi tertinggi sepak bola Spanyol, La Liga Primera Division. 

Advertisement

Pemain kesayangan publik Riazor, Donato membuka keunggulan tuan rumah pada menit ke-3. Selang 31 menit kemudian, Roy Makaay menggandakan kedudukan untuk Deportivo La Coruna. Hingga laga berakhir, skor 2-0 untuk Super Depor.

Hasil tersebut cukup untuk menggenapkan koleksi poin Deportivo La Coruna menjadi 69 poin dari 38 laga. Barcelona yang tadinya hanya berjarak tiga poin pada pekan ke-37, tak bisa berbuat banyak. Laga pamungkas, Barcelona ditahan Celta Vigo, 2-2.

Catatan skor 2-2 Barcelona sebenarnya tidak memengaruhi status Deportivo La Coruna. Hari itu, Super Depor berhasil mengangkat piala La Liga untuk kali pertama selama sejarah klub berdiri pada 2 Maret 1906.

Bicara soal trofi, Bola.com berkesempatan melihat langsung trofi tersebut di sebuah toko resmi klub depan Stadion Riazor, La Coruna. Sesuatu yang unik saat beberapa trofi justru dipamerkan di toko resmi klub, bukan di kantor klub.

Tiga trofi yang dipamerkan di toko resmi Deportivo La Coruna. (Bola.com/Okky Herman Dilaga)

Perjalanan singkat mengenai sejarah Deportivo La Coruna dipaparkan dengan jelas oleh pemandu tur stadion Riazor, Lois Novo. Dengan bahasa Inggris terbata-bata, Lois begitu antusias menerima peserta #LaLigaSantaderExperience dari beIN Sports Asia-Pasifik.

"Trofi liga ini tidak asli, melainkan replika yang diberikan otoritas sepak bola Spanyol. Trofi replika lebih kecil ketimbang yang asli. Trofi asli baru bisa diberikan jika ada klub yang memenangi liga secara tiga kali beruntun atau pernah merasakan menjadi juara sebanyak lima kali," jelas Novo.

Selain trofi itu, ada pula piala saat Deportivo La Coruna memuncaki La Liga Segunda Division pada 2011-2012. Sepanjang sejarah, Deportivo La Coruna pernah lima kali memenangi kasta kedua sepak bola Spanyol.

Trofi terakhir yang diperlihatkan, Copa del Rey, juga menyimpan kenangan hebat bagi klub. Untuk kali pertama, Super Depor merasakan meraih gelar Copa del Rey pada musim 1994-1995.

Sebuah pencapaian yang kembali bisa diulangi pada musim 2001-2002. Tak tanggung-tanggung, Real Madrid yang bakal merayakan ulang tahun satu abadnya, takluk dari Deportivo La Coruna pada final Copa del Rey.

Saat itu, Real Madrid membangun sebuah tim yang sempat mendapat julukan Los Galacticos. Namun, Zinedine Zidane, Luis Figo, Raul, hingga Roberto Carlos tak mampu menaklukkan Deportivo La Coruna yang menang 2-1 berkat gol Sergio Gonzalez dan Diego Tristan.

Baca dan saksikan berita serta vlog liputan Bola.com langsung dari La Coruna, Spanyol, untuk menyaksikan laga Deportivo La Coruna vs Barcelona, di sini