Pelatih Timnas U-16 Senang Masuk Grup Berat di Piala AFF U-15

oleh Juprianto Alexander Sianipar diperbarui 25 Mar 2017, 15:45 WIB
Fachri Husaini saat memimpin seleksi nasional Timnas Indonesia U-16 yang diikuti 55 pemain di Lapangan futsal POR Pelita Jaya, Sawangan, Depok, Sabtu (25/3/2017). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Bola.com, Depok - Pelatih Timnas Indonesia U-16, Fachri Husaini, senang anak asuhnya masuk grup berat pada Piala AFF U-15 2017 di Thailand, Juli mendatang.

Sesuai hasil undian pada 17 Februari, Tim Garuda Muda berada satu grup dengan Australia, Thailand, Laos, Myanmar, dan Singapura di Grup A. Thailand merupakan tim paling sukses di turnamen ini dengan meraih tiga gelar juara, disusul Myanmar dan Australia yang sama-sama mengoleksi dua gelar juara.

Sedangkan di Grup B, runner-up Piala AFF U-16 2016, Vietnam, akan bersaing dengan Kamboja, Timor Leste, Malaysia, Filipina, dan Brunei Darussalam.

Advertisement

"Buat saya justru bagus bertemu dengan tim-tim yang berat. Kami akan belajar banyak dari Piala AFF ini," kata Fachri seusai memimpin seleksi pemain Timnas U-16 di Lapangan Futsal POR Pelita Jaya, Sawangan, Depok, Sabtu (25/3/2017).

Pelatih berusia 51 tahun ini juga optimistis anak asuhnya bisa bersaing dengan tim-tim kuat seperti Australia, Thailand maupun Myanmar. Selain potensi yang dimiliki para pemainnya, perbedaan kemampuan tim-tim Asia Tenggara di turnamen kelompok usia juga dianggap Fachri tidak terlalu mencolok.

"Saya yakin di Piala AFF kelompok umur itu tidak ada satu negara pun yang mendominasi. Indonesia juga punya banyak potensi pemain di level kelompok usia," ia menuturkan.

Saat ini, Timnas Indonesia U-16 baru masuk tahapan seleksi yang berlangsung 25-30 Maret. Dari 55 nama yang mengikuti seleksi, Fachri akan menyusutkan menjadi sekitar 25 pemain saat berlangsungnya pemusatan latihan pada 4 April 2017.

Fachri pun cukup puas saat melihat para pemain seleksi mengikuti tes fisik pada hari pertama seleksi Timnas Indonesia U-16. "Ada beberapa yang bagus tetapi ada yang kaget juga. Namun, ini penting sebagai data awal tingkat kebugaran mereka," ia menuturkan.