Dicoret dari Asian Games 2018, Cricket Kritik Pemerintah

oleh Zulfirdaus Harahap diperbarui 25 Apr 2017, 16:30 WIB
Cricket Indonesia tak termasuk dalam cabang olahraga yang akan dipertandingkan di Asian Games 2018. (Istimewa)

Bola.com, Jakarta - Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat Persatuan Cricket Indonesia (PP PCI), Arsyad Achmadin, menyayangkan sikap pemerintah yang mencoret cabang olahraga di Asian Games 2018 dengan alasan efisiensi anggaran. Menurut Arsyad, pencoretan bukan merupakan bentuk efisiensi melainkan pembunuhan cabor.

Advertisement

"Alasan pengurangan cabor di Asian Games 2018 karena efisiensi anggaran itu tidak masuk akal. Ini bukannya efisiensi anggaran, melainkan pembunuhan cabor," kata Arsyad kepada Bola.com, Selasa (25/4/2017).

Dewan Olimpiade Asia (OCA) telah merilis 39 cabang olahraga yang akan dilombakan di Asian Games 2018. Jumlah tersebut sesuai dengan usulan pemerintah dan Panitia Asian Games Indonesia (INASGOC). Namun, di daftar tersebut tak ada cabor cricket.

Padahal, menurut Arsyad cricket Indonesia dalam dua tahun terakhir mengalami perkembangan pesat. Timnas Cricket kini menghuni peringkat 43 dunia atau melonjak tinggi dibanding peringkat semula, 134.

Kenaikan peringkat diraih setelah timnas cricket rutin mengikuti kejuaraan dunia dan mendulang kemenangan dalam laga persahabatan. Bahkan, timnas cricket pernah meraih kemenangan melawan negara-negara seperti Singapura, Malaysia, Korea Selatan, dan Jepang.

"Aneh-aneh saja kan? Kami susunan kepengurusannya jelas, ada pembinaan kelompok umur di hampir 20 provinsi seluruh Indonesia, dan rutin menyelenggarakan kejuaraan malah dicoret. Justru cabor lain ada yang tidak jelas malah ada di Asian Games," ucap Arsyad.