Sempat Ngambek, Pino Si Tukang Sihir Dapat Pujian dari Bos Arema

oleh Iwan Setiawan diperbarui 11 Mei 2017, 18:15 WIB
Juan Pablo Pino tampak kecewa ketika ditarik keluar pelatih Aji Santoso saat Arema melawan PSM di Stadion AMM, Makassar, Rabu (10/5/2017). (Bola.com/Iwan Setiawan)

Bola.com, Malang - Tindakan kurang sportif dilakukan marquee player Arema FC, Juan Pablo Pino, dalam lanjutan Liga 1 PSM Makassar menjamu Arema, Rabu (10/5/2017). Saat ditarik keluar di menit ke-68, dia terlihat marah. Gelandang 30 tahun asal Kolombia itu berjalan cuek tanpa menyalami tim pelatih dan rekan setimnya di bangku pemain cadangan.

Dia pun sempat menendang botol air mineral yang ada di pinggir bench. Saat pemain lain duduk di bench, Pino memilih lesehan di rumput dan bersandar pada pagar pembatas.

Begitu peluit panjang dibunyikan dan Arema kalah 0-1 dari tuan rumah PSM Makassar, Pino sempat melemparkan rompi lalu bergegas ke kamar ganti tanpa bersalaman dengan para pemain PSM. Aksi tubuh itu jelas memperlihatkan bila dia sedang marah.

Advertisement

Melihat kekecewaan Pino, General Manager Arema FC, Ruddy Widodo, justru memberikan pujian. Ruddy melihat mantan pemain Galatasaray dan AS Monaco itu punya kemauan besar untuk tetap bermain di lapangan.

"Kami ambil sisi positifnya. Tim pelatih ingin menyimpannya untuk pertandingan selanjutnya melawan Madura United yang jaraknya sangat dekat," kata Ruddy.

Secara permainan, pelatih Arema, Aji Santoso, memberikan penilaian performa Pino membaik karena dalam pertandingan sebelumnya, dia terlihat agak malas berlari. "Sekarang Pino lebih punya fighting spirit," kata Aji.

Namun demikian, kontribusi pemain yang pernah masuk timnas senior Kolombia dalam kualifikasi Piala Dunia itu masih minim. Dia tidak bisa berbuat banyak saat mendapatkan tekanan ketat dari pemain PSM.

Ketika dikonfirmasi terkait kendalanya beradaptasi di Arema, Pino enggan berkomentar. Saat ini, pemain yang dijuluki Tukang Sihir di Kolombia itu ingin fokus mengeluarkan performa terbaiknya.

Perlu diketahui, manajemen Arema sebenarnya berharap Pino lebih cepat beradaptasi. Sebab, ada tiga pemain asal Amerika Latin yang bisa membantunya terkait kendala bahasa dan hal yang lain, yakni Arthur Cunha, Esteban Vizcarra, dan Cristian Gonzales.