Persebaya Ikuti Jejak Bhayangkara FC Mengungsi ke Sidoarjo

oleh Zaidan Nazarul diperbarui 21 Jun 2017, 08:45 WIB
Persebaya Surabaya yang berkompetisi di Liga 2 2017. (Bola.com/Fahrizal Arnas)

Bola.com, Surabaya - Persebaya Surabaya berencana pindah markas ke Sidoarjo menyusul ketidakjelasan batas akhir renovasi Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya. Kemungkinan itu diutarakan manajer Persebaya, Chairul Basalamah alias Abud, di sela-sela sesi latihan Persebaya, Selasa (20/6/2017), di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo.

Persebaya sudah berpindah tempat latihan dari Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, ke Stadion Gelora Delta, Sidoarjo sejak Senin (19/6/2017).

"Mau bagaimana lagi. Pertimbangan saya simpel saja, kalau GBT tidak bisa digunakan, kami main di stadion representatif terdekat. Sejauh ini, kami rasa Stadion Gelora Delta yang memungkinkan," ujar Basalamah.

Kubu Persebaya seakan tidak menghiraukan protes Bonek Mania yang keberatan jika Persebaya pindah home base ke Sidoarjo. Maklum, mereka dulu pernah mencibir Persebaya versi PT Mitra Muda Inti Berlian (sekarang Bhayangkara FC) lantaran menggunakan Stadion Gelora Delta, Sidoarjo sebagai home base.

Di beberapa akun Bonek Mania dalam media sosial, mereka memprotes keras keputusan manajemen Persebaya memindahkan kandang Persebaya ke Sidoarjo. Menurut mereka, rumah Persebaya adalah di Surabaya, bukan di Sidoarjo. Apalagi, selain Stadion GBT, di Kota Pahlawan masih ada Stadion Gelora 10 November, Surabaya, yang juga bisa dipakai tim kesayangan.

Basalamah mengaku ia mengikuti kebijakan pengelola dan Pemkot Surabaya yang melarang penggunaan Stadion GBT yang sedang dalam tahap renovasi. "Saya berpikir positif saja. Istilahnya kan kami ini pihak swasta, jadi profesional saja. Layaknya orang menyewa, kami mengikuti pemilik," ujarnya.

Advertisement

Stadion Gelora Delta dianggap representatif dari segi fasilitas pendukung semacam kerataan lapangan, rumput, ketersediaan ruang-ruang serta lampu penerangan. Namun dari sekian banyak, penerangan yang sesuai standar PSSI menjadi salah satu alasan terkuat memilih stadion ini sebagai kandang Persebaya.

"Untuk sekarang yang siap stadion ini, tapi juga bukan jadi patokan buat kami. Bisa jadi di Stadion Joko Samudro, Gresik. Hanya, penerangan lampu stadion itu belum diuji kerataannya. Semua masih mungkin terjadi karena kalau memilih Sidoarjo, kapasitasnya juga tidak mampu menampung Bonek yang sangat banyak. Namun, akses ke stadion bagus," jelas Basalamah.

Basalamah harus mempertimbangkan beberapa hal lain yang bisa menjadi kendala bagi Persebaya. Sebab, setelah dikonfirmasi ke pengelola stadion, jadwal penggunaan Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, sangat padat.

Jadwal Persebaya rawan bertabrakan dengan tiga tim lain, yakni Persida Sidoarjo, PS Mojokerto Putra (Liga 2), dan Deltras (Liga 3 regional Jatim) yang notabene sebagai pemilik asli stadion ini. Hal itu bisa dilihat dari jadwal Liga 2 Grup 8 yang sudah ditentukan berlangsung dengan format home tournament.

Dari catatan pengelola, ada sebanyak 14 pertandingan Liga 2 yang akan digelar di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo. Belum lagi laga kandang Deltras yang juga dimainkan di stadion tersebut. Lebih-lebih Polres Sidoarjo tekenal ketat dalam mengeluarkan izin jika dalam sebuah pertandingan ada Bonek Mania yang terlibat.