Muhammad Aqil Savik Sempat Grogi Kawal Gawang Timnas U-19

oleh Aning Jati diperbarui 17 Sep 2017, 22:30 WIB
Muhammad Aqil Savik mengakui sempat grogi mengawal gawang Timnas Indonesia U-19. (Bola.com/Nicklas Hanoatubun)

Bola.com, Yangon - Kiper Timnas Indonesia U-19, Muhammad Aqil Saviq, merasa lega bisa menuntaskan laga terakhir di Pial AFF U-18 2017, dengan kemenangan. Dalam laga perebutan tempat ketiga melawan Myanmar, gawang Aqil hanya kebobolan satu kali.

Sesuai pertandingan, Aqil bercerita ia mulai merasakan kenyamanan bermain di bawah mistar Garuda Nusantara. Sebelumnya, Aqil Saviq kebobolan tiga gol saat Indonesia meladeni Vietnam.

Advertisement

"Waktu melawan Vietnam saya baru bermain jadi masih grogi. Beda suasananya dan saat saya masuk lapangan, tensinya sangat tinggi. Saya mengakui memang sedikit terlambat adaptasi," katanya.

Aqil kembali menjaga gawang skuat Indra Sjafri karena kiper utama, Muhammad Riyandi mengalami cedera ACL. Pada babak semifinal, Aqil Savik tak teruji secara maksimal pada 90 menit waktu normal karena serangan Thailand tak berbahaya.

Ujian datang saat pertandingan tersebut berlanjut ke babak adu penalti. Aqil gagal menepis bola tiga pemain Thailand. "Awalnya saya percaya diri bisa memblokir bola. Tapi hasil berkata lain," katanya.

Sebagai pemain yang tampil dalam turnamen dan disorot oleh publik Indonenesia, Aqil juga tak luput dari kritikan suporter, terutama di media sosial. Namun, Aqil berusaha menyikapi kritikan itu dengan tenang.

"Saya introspeksi kesalahan, apa yang harus saya perbuat untuk berikutnya, dan berpikir tenang. Gol-gol saat laga melawan Vietnam memang kesalahan saya, seharusnya bisa dihalau mungkin saya waktu itu masih grogi," katanya.

Setelah tampil di Piala AFF, Aqil Savik bertekad berlatih lebih keras. Dalam rentang waktu satu bulan, Timnas Indonesia U-19 akan menjalani Kualifikasi Piala AFC U-19 di Korea Selatan. "Pada Kualifikasi nanti terserah pelatih apakah saya akan dimainka atau tidak," kata kiper yang mengidolai David de Gea.

(Laporan jurnalis Bola.com Aning Jati dan fotografer Liputan6.com Yoppy Renato dari Yangon, Myanmar)